Ribuan Mahasiswa Ikuti UTBK SBMPTN di UM

KBRN, Malang : Universitas Negeri Malang (UM) kembali menjadi salah satu kampus yang diberi amanah menjadi tempat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022. Tahun ini, UM menggandeng tiga kampus lain di Kota Malang sebagai mitranya, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), dan Universitas Merdeka Malang (Unmer). 

Pelaksanaan UTBK kali ini dibagi menjadi 2 gelombang, yakni gelombang 1 pada tanggal 17 hingga 23 Mei dan gelombang 2 pada 28 Mei sampai 3 Juni 2022. Selain itu, dalam sehari pelaksanaan tes UTBK ini juga dibagi menjadi 2 sesi, yakni sesi 1 di jam 06.45-10.30 WIB dan sesi 2 di jam 12.30-16.15 WIB.

Direktur Akademik UM, Prof. Dr. Suyono, MPd. mengatakan, pelaksanaan UTBK hari pertama Selasa (17/5/2022) berjalan dengan lancar dengan total yang hadir sejumlah 2.131 peserta dari 2.312 peserta pada sesi 1 dan sesi 2.

“Menurut laporan panitia pelaksana UTBK, dalam satu sesi ada sekitar 1.000 lebih peserta yang mengikuti tes UTBK di UM dan kampus mitra,” katanya.

“Pelaksanaan UTBK di UM dan kampus mitra dilaksanakan di 45 ruang ujian dengan kapasitas 605 peserta di kampus UM, 22 ruang dengan kapasitas 286 peserta di kampus UMM, 13 ruang dengan kapasitas 190 peserta di kampus Unisma, dan 10 ruang dengan kapasitas 150 peserta di kampus UNMER,” imbuhnya.

Ia menambahkan, semua peserta yang hadir untuk melakukan UTBK harus mematuhi protokol kesehatan dan peraturan yang termuat di surat edaran nomor 22.4.9/UN32.I/LL/2022. Diantaranua, harus datang satu jam sebelum pelaksanaan ujian, wajib memakai masker dan mengikuti pemeriksaan suhu badan sebelum memasuki gedung, wajib memiliki dan menunjukkan kartu peserta ujian, membawa peralatan kesehatan mandiri, dan wajib menjaga kebersihan di area kampus selama melaksanakan ujian.

“Peraturan tambahan dan semua informasi mengenai pelaksanaan dan denah lokasi telah dishare secara massif melalui akun media sosial resmi yang dimiliki oleh UM. Hal ini diharapkan mampu memudahkan para peserta untuk melaksanakan ujian dan mendapatkan hasil yang memuaskan sehingga bisa mendaftar dan lolos seleksi masuk di perguruan tinggi negeri yang diharapkan,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar