Ratusan Siswa SMK Telkom Malang Dilatih Jadi Pekerja Digital Profesional

KBRN, Malang : Sebanyak 400 siswa kelas XII SMK Telkom Malang dibekali pelatihan untuk menjadi pekerja digital profesional. Kegiatan bertajuk Moklet Youth DigiTalen ini merupakan kerjasama pihak sekolah bersama Ngalup Collaborative Network dan Jagoan Hosting. Program ini dilakukan dengan memberikan dukungan, bimbingan dan pelatihan bagi siswa-siswi yang ingin memiliki profesi maupun wirausaha di bidang digital.

Kepala Sekolah SMK Telkom Malang, Rahmat Dwi Jatmiko, S.Kom. mengatakan, pihaknya akan memberikan informasi tentang peluang usaha dan profesi di bidang digital, yang tentunya juga sesuai dengan pelajaran yang mereka dapat di sekolah. Seperti full stack developer, social media manager, growth hack manager dan lainnya.

“Nantinya, para siswa juga akan mengikuti bootcamp dan mentoring selama satu bulan penuh sesuai dengan masing-masing minatnya, yakni yang ingin menjalani profesi maupun yang ingin membuka usaha. Bootcamp akan dilakukan tanggal 17-24 Mei 2022 dan dilanjutkan dengan sesi mentoring dan job fair,” katanya, Jumat (13/5/2022).

Setelah itu, akan dilanjutkan sesi mentoring pada tanggal 25 Mei sampai 3 Juni 2022 dan ditutup dengan Demo Day pada tanggal 9-10 Juni 2022.

“Bagi siswa yang ingin mendapatkan pekerjaan di bidang digital, akan mendapatkan beberapa materi. Seperti, pengenalan profesi, pembuatan CV dan portfolio, interview hack hingga optimasi LinkedIn,” tuturnya.

“Sementara bagi siswa yang berminat menjadi pengusaha, baik di bidang digital maupun konvensional, akan mendapatkan materi berupa business ideation, idea validation, branding and marketing hingga product creation,” imbuhnya.

Ia menambahkan, selain bagi siswa, juga akan diberikan gambaran dan konseling terkait profesi dan peluang usaha tersebut kepada wali murid.

Hal ini menjadi bagian penting untuk pendampingan dan pengarahan dari sekolah kepada siswa calon lulusan dan wali murid.

"Harapannya, tidak ada yang salah jurusan jika melanjutkan, bekerja sesuai passion jika menjadi profesional, dan mampu membuka peluang usaha baru jika ingin menjadi seorang entrepreneur," harapnya. 

Sementara itu, CEO Ngalup Collaborative Network, Andina Paramitha berharap, para siswa yang mengikuti kegiatan ini bisa lebih siap dalam menjalani dunia industri ketika sudah lulus sekolah.

“Kami sangat mendukung program ini. Harapannya, para siswa lebih siap menghadapi dunia kerja dan usaha di secara profesional,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar