Tiga Mahasiswa FEB UMM Lulus Tanpa Skripsi

KBRN, Malang : Menyelesaikan tugas akhir atau skripsi terkadang menjadi kendala mahasiswa untuk meraih gelar sarjana. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi tiga mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Nata Wira Waskita, Dimas Febry Prasetyo, dan Nur Azizah berhasil lulus tanpa skripsi.

Hal itu setelah munculnya peraturan dekan FEB tahun 2018 yang memungkinkan mahasiswa untuk lulus dengan karya serta kontribusi membuat ketiganya bersemangat. Apalagi dengan adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang membuat Prodi merespon dan mengapresasi karya yang dihasilkan mahasiswa.

Dimas Febry Prasetyo sukses menciptakan wirausaha dengan mengubah barang rongsok dan limbah plastik menjadi perabotan rumah tangga yang bernilai. Ia sempat bekerja selama dua tahun sebelum berkuliah. Pengalaman saat bekerja membuatnya mendapatkan ide menarik ini.

“Saya memanfaatkan limbah plastik yang kemudian diubah menjadi biji plastik. Lalu diolah dan dijadikan perabot baru yang memiliki nilai lebih,” katanya, Selasa (25/1/2022). Menurutnya, ide itu terlintas ketika Dimas melihat banyaknya limbah plastik yang melimpah. 

“Paling tidak ini bisa menjadi terobosan baru untuk berinovasi dan memberikan peluang tenaga kerja,” ungkapnya.

Hal tak jauh berbeda juga dilakukan oleh Nata. Upayanya untuk mengurus usaha SPBUnya berbuah manis. Dibuka sejak 2011, ia mengembangkan SPBU sedikit demi sedikit. Mulai dari pengembangan, peluang kerja, kualitas pelayanan hingga program excellent.

“Saya juga memuka café di dekat usaha saya, sehingga bisa menjadi faktor kenaikan grade SPBU yang sekarang saya pegang,” kata dia.

Sementara itu, Nur Azizah berhasil mempublikasikan penelitiannya ke jurnal terakreditasi SINTA 2. Meski begitu, melakukan penelitian jurnal bukan perkara mudah dan membutuhkan waktu yang panjang. 

“Saya membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikannya,” ujar Nur.

Terkait kelulusan tanpa skripsi tiga mahasiswa tersebut, Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, M. Sri Wahyudi, S.E., M.E. berharap makin banyak mahasiswa yang mampu mengikuti jejak mereka. 

“Menciptakan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tapi juga untuk masyarakat luas. Teruslah belajar dan berinovasi sebagai bentuk pengabdian untuk negeri,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar