Satu Siswa Positif Covid-19, MAN 2 Kota Malang Kembali Sekolah Daring

KBRN, Malang : Seorang siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang positif terpapar Covid-19. Akibatnya, pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka 100 persen, kini dilakukan secara daring mulai Selasa (18/1/2022) hari ini.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Mohammad Husnan mengatakan, ia pertama kali mendapatkan informasi bahwa salah seorang siswanya terpapar Covid-19 pada Jumat (8/1/2022) lalu. Ia diketahui positif Corona berdasarkan hasil tes PCR.“Keesokan harinya kami langsung melakukan penyemprotan disinfektan,” kata M. Husnan, Selasa (18/1/2022).

Berdasarkan informasi yang diterima sekolah, siswa yang bersangkutan sebelumnya mengikuti acara keluarga di wilayah Malang Selatan. Kemudian ia masuk sekolah. Di sekolah, siswa tersebut mengeluhkan sakit kepala dan flu. Hingga akhirnya dirawat di UKS dan izin tidak masuk sekolah.

“Setelah dia tes, ternyata hasilnya positif. Begitu tahu ada siswa yang positif, kami langsung melakukan swab antigen pada 30 siswa di kelas anak yang bersangkutan. Hasilnya, 8 anak dinyatakan reaktif. Sementara 4 guru yang mengikuti tes serupa hasilnya negatif.

“Dari 8 anak itu, dua diantaranya menunjukkan gejala seperti batuk pilek. Kalau enam lainnya tanpa tanpa gejala. Bagi yang reaktif akan segera dilakukan PCR supaya hasilnya lebih akurat,” ungkapnya.

Hingga pada Senin (17/1/2022) kemarin, pihaknya mengumpulkan semua guru, puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Malang untuk melakukan langkah penanganan dan antisipasi. Hasilnya, seluruh proses pembelajaran dilakukan secara daring hingga dua minggu ke depan.“Kita terus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Arjuno dan Dinas Kesehatan. Sementara ini sekolah full daring antara 10 hingga 14 hari ke depan. Termasuk proses pembelajaran di ma’had. Selanjutnya kita lihat perkembangannya seperti apa,” ujar Husnan.

Ditanya soal varian virus yang menjangkit siswa, Husnan mengungkapkan jika masih belum diketahui. Saat ini kondisi siswa tersebut diketahui sudah mulai membaik. Bahkan Dinkes dan petugas Pukesmas Arjuno melakukan pemeriksaan langsung ke rumah siswa yang isolasi mandiri.“Begitu juga dengan siswa yang hasil hasil antigennya positif kondisinya juga membaik,” tandasnya.

Sebagai informasi, MAN 2 Kota Malang telah melakukan proses pembelajaran tatap muka 100 persen sejak awal Januari lalu. Hal itu dilakukan setelah adanya keputusan menteri dan gubernur Jatim yang mengizinkan PTM 100 persen.

“Meski PTM dilakukan 100 persen, tetapi dengan waktu pembelajaran yang singkat, hanya 6 x 45 menit setiap hari. Siswa juga sudah terbiasa menerapkan protokol kesehatan, sudah vaksinasi semua. Kejadian siswa ada yang terpapar virus ini di luar dugaan. Ke depan kalau orang tua merasa was- was anaknya PTM, maka dipersilahkan ikut pembelajaran secara daring,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar