Lanud Abd Saleh Buka Pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang I, Simak Persyaratannya

KBRN, Malang : Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh Malang kembali membuka pendaftaran Bintara Prajurit Karier (Ba PK) TNI Angkatan Udara gelombang I Tahun 2022 bagi pemuda di wilayah Malang Raya.

Kepala Penerangan Lanud Abd Saleh Malang, Dodo Agusprio mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon siswa bintara PK TNI AU. Meliputi WNI, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945, berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan.

“Pendaftar juga tidak boleh memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis dari Polri, sehat jasmani dan rohani, tidak sedang  kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, pendidikan terakhir serendah-rendahnya SMA/MA IPA,” kata Dodo, Selasa (18/1/2022).

Untuk siswa lulusan SMK, diminta merupakan SMK BidangTeknologi dan Rekayasa (kecuali Teknik Perkapalan, Teknologi Tekstil, Teknik Grafika, Geologi Pertambangan, Instrumentasi Industri, Pelayaran), Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bidang Kesehatan (KecualiFarmasi dan Farmasi Industri), Bidang Bisnis dan Manajemen (Kecuali Keahlian Tata Niaga) .

“saat mendaftar, calon siswa melengkapi ijazah SD, SLTP, SLTA/sederajat, SKHUN asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi (sesuai peraturan Kemendikbud Nomor 29 Tahun 2014 oleh Kepala Sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB yang bersangkutan apabila sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB sudah tidak beroperasi atau tutup) dan buku rapor asli SMA/MA/SMK,” paparnya.

 Ditambahkan, syarat-syarat lainnya yaitu tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang, bersedia menjalani ikatan dinas selama tujuh tahun (bermeterai), untuk SLTA/SMA/MA lulusan 2020 dan 2021 tidak melampirkan SKHUN, memiliki kartu BPJS/Jaminan Kesehatan aktif,  bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, sanggup mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum pendidikan pertama berakhir.

“Bagi orang tua/wali bersedia menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi kepada pihak manapun (bermeterai), bagi yang sudahbekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan harus mendapatkan persetujuan/izin resmi dari kepalajawatan/instansi yang bersangkutan dan bersedia mengundurkan diri dari status pegawai/karyawan bila lulus dan diterima masuk pendidikan pertama, belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama mengikutiPendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah lulus Pendidikan pertama, yang diketahui oleh orang tua/wali. 

“Lurah atau Kepala Desa dari Kantor Urusan Agama (KUA)/catatan sipil setempat (bermeterai),  mendapat persetujuan dari orang tua bagi calon siswa yang belum berumur 21 tahun atau persetujuan wali bagi calon yang kedua orang tuanya sudah meninggal dunia atau berhalangan tetap dan harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian seleksi penerimaan,” tandas Dodo.

Pembukaan penerimaan/pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 15 Januari 2022 sampai dengan 28 Februari2022 secara online melalui website https://diajurit.tni-au.mil.id. Tempat daftar ulang bagi yang sudahmendaftarkan secara online di Dinas Personel LanudAbdulrachman Saleh.  

“Selama mengikuti rangkaiankegiatan pemeriksaan atau pengujian terhadap para calon bintara PK TNI AU tidak dikenakan biaya apapun,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar