15 Ribu Orang Tua di Kota Malang Setuju Anak Dapatkan Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksinasi (Foto : Ist.)

KBRN, Malang : Sebanyak 15 ribu orang tua di Kota Malang menyetujui rencana pemerintah untuk mwmberikan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun. Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang beberapa waktu terakhir.

“Dari 90 ribu anak sasaran, sebanyak 15 ribu telah mengembalikan formulir survei. Mereka setuju jika anak mereka disuntik vaksin Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, saat ini Dinkes sedang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk pelaksanaan vaksinasi. Sebab vaksinasi harus dilakukan dengan persetujuan orang tua siswa di masing-masing sekolah. 

“Targetnya akhir tahun hasil survei dari responden yang merupakan wali murid di sekolah sudah terkumpul. Format sirvei dikumpulkan, yang setuju itu yang menjadi sasaran kita untuk vaksin. Sehingga sasaran vaksin anak jelas," ujarnya.

Selain melakukan survei persetujuan vaksinasi anak, saat ini pihaknya juga masih menunggu aturan dan regulasi vaksinasi anak dari Kemenkes RI. Sebab, sampai saat ini jenis vaksin yang diberikan kepada anak juga belum diketahui. 

"Sementara menunggu rekomendasi dan regulasi dari Kemenkes, kapan usia 6-11 ini dilaksanakan vaksinasi. Terus jenis apa vaksin yang diberikan juga masih belum keluar,” ungkap Husnul.

Meski begitu, Pemkot Malang berencana untuk melakukan vaksinasi anak pada awal tahun 2022 mendatang setelah program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

“Stok vaksin untuk anak aman baik yang sekolah dan tidak sekolah, formal maupun informal. Untuk Ponpes akan menjadi sasaran kami, sementara Disdikbud untuk yang sekolah formal. Sementara untuk yang di luar sekolah nanti bisa koordinasi dengan RT dan RW setempat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengungkapkan, jika pinaknya akan terus melakukan update data hasil survei vaksinasi ini. Sebab proses pendataan masih terus berlangsung. 

“Kami ingin seluruh anak yang memiliki usia sesuai kriteria semuanya mendapat kesempatan vaksinasi ini,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar