Kasus Covid-19 Melandai, UB Masih Tetap Gelar Kuliah Daring

KBRN, Malang : Universitas Brawijaya (UB) Malang tetap menerapkan kuliah daring pada semester ganjil tahun ini, meskipun saat ini kasus Covid-19 di wilayah Malang telah melandai. Sementara sejumlah kampus di Kota Malang telah melakukan ujicoba pelaksanaan kuliah secara tatap muka atau luring secara terbatas. Begitu pun dengan lembaga pendidikan sekolah mulai tingkat dasar hingga menengah atas.

Kepala Bagian Perencanaan, Akademik, dan Kerjasama UB, Heri Prawoto mengatakan, pelaksanaan kuliah secara tatap muka saat ini masih diperbolehkan untuk mahasiswa profesi yang membutuhkan kegiatan laboratorium atau mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan konsultasi dosen.

“Kuliah full daring kita masih belum, masih mengacu pada peraturan rektor yang lama. Kami tunggu arahan pimpjnan, kemungkinan baru diputuskan awal November seperti apa. Karena kebijakan di UB tak hanya berasal dari rektor, tetapi juga harus melibatkan para dekan,” kata Heri, Selasa (26/10/2021).

Penerapan kuliah daring dilakukan dengan pertimbangan mahasiswa UB yang berasal dari seluruh Indonesia. Sehingga pihak kampus pun juga harus memastikan keamanan mereka ketika harus datang ke Malang. 

“Jadi masih perlu identifikasi lebih mendalam, mereka yang akan datang ke Malang harus punya hasil swab PCR yang membuat ada biaya yang haris dikeluarkan, kemudian juga bagaimana izin orang tua,” tuturnya. 

“Soal kos atau tempat tinggal mahasiswa juga jadi pertimbangan, jangan sampai muncul masalah baru. 

Kita tunggu saja, karena kuliah semester ini juga berakhir 17 Desember. Mungkin semester depan baru dilakukan,” imbuh Heri.

Terkait kemungkinan penerapan kuliah secara hybrid atau penggabungan luring dan daring, Heri menilai itu juga bisa dilakukan. Namun saat ini masih belum memungkinkan.

“Hybrid sebenarnya juga masuk rencana awal kita, tetapi kita juga melihat perkembangan naik turunnya kasus Covid,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00