Sepekan, PTM Terbatas di Kota Malang Berlangsung Aman

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana.

KBRN Malang : Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas  sudah berlangsung sepekan ini. Meskipun di daerah lain ditemukan klaster sekolah, namun di Kota Malang sejauh ini belum ditemukan siswa maupun guru yang terpapar Covid-19, sehingga semua berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah lancar sejauh ini tidal ada laporan yang terpapar Covid-19, doakan ya mas semoga tidak ada," kata Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana kepada RRI saat di hubungi melalui telepon, Senin (27/9/2021).

Mantan Kepala Perpustakaan dan Arsip Kota Malang itu juga menyebutkan, tidak ada sekolah baik negeri maupun swasta yang tidak menggelar PTM terbatas, untuk jumlah sekolah ada 107 SMP dan 278 SD. Sementara untuk PAUD ada 662, semuanya sudah menggelar PTM terbatas.

Ia menjelaskan untuk menjaga hal yang tidak diinginkan selama PTM terbatas, Dinas Pendidikan akan melakukan swab antigen kepada seluruh sisw dengan seizin orang tua siswa atau  wali murid. Untuk itu pihaknya telah memberikan surat edaran kepada masing-masing sekolah yang isinya terkait persetujuan orang tua siswa untuk melakukan tes swab kepada siswa.

"Kami usahakan semua untuk murid tetapi juga melihat kesanggupan Dinas kesehatan. InysaAllah saat ini dinkes punya sekitar 30 ribuan alat swab antigen itu,"tuturnya.

Terkait sterilisasi di sekolah-sekolah, pihaknya menyatakan setiap sore, usai kegiatan belajar mengajar dilakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu sekolah juga harus dilengkapi tempat untuk cuci tangan,  oximeter dan alat kelengkapan protokol kesehatan lainnya.

"Untuk lama pembelajaran tergantung pihak sekolah, ada yang dimulai pukul 07.00 -11.30 WIB, ada juga yang mulai agak siang pukul 07.30 -10.00 WIB," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00