Mahasiswa FAI UMM Raih Prestasi Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

KBRN, Malang : Melihat banyaknya kasus korupsi dan ketidakadilan selama pandemi membuat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terdorong untuk menulis karya ilmiah. Bahkan karya yang ditulis oleh dua mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMM ini berhasil meraih juara satu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada bulan September ini. 

Mereka adalah Nurul Khotimah mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Nabila Aprilia Rismara mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI).

Kedua mahasiswa FAI ini mengangkat tema konsep keadilan sosial dengan judul ‘Konsep Keadilan Sosial Serta Implementasinya Pada Masyarakat Islam (Perspektif Pancasila Sila Kelima dan Alquran).

Nabila Aprilia mengungkapkan, apa yang tertulis dalam KTI adalah implementasi keadilan sosial pada masyarakat Indonesia tidak setara dan belum seimbang. Baik dilihat dari prespektif Alquran maupun Pancasila. 

“Saat ini keadilan hanya sekadar diucapkan dan masih minim dilakukan. Khususnya bagi para pejabat dan pemimpin di pemerintahan Indonesia, baik di tingkat regional maupun pusat. Padahal seyogyanya mereka memberi contoh keteladanan dalam implementasi keadilan sosial, bukan malah sebaliknya,” katanya, Kamis (23/9/2021).

Ia pun menjelaskan makna keadilan dari dua prespektif tersebut. Pada prespektif Alquran, konsep keadilan bisa dilihat di QS Al-Maidah: 8. Ayat tersebut menjelaskan bahwa keadilan sama dengan menegakkan kebenaran dan kebaikan yang harus setara tanpa memandang status, jabatan. Semua manusia dianggap memiliki kedudukan yang sama. 

“Sedangkan menurut perspektif Pancasila sila kelima, keadilan akan menciptakan kesejahteraan bersama, dituangkan pada etika serta moral masyarakat Indonesia,” ungkap Nabila.

Selama perlombaan timnya sempat mengalami kendala. Salah satunya adalah mencari data valid untuk bahan analisis. Namun hal itu bukanlah suatu masalah yang besar. Adapun perlombaan tersebut di adakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). 

“Kami awalnya tidak menyangka akan meraih juara, namun berkat tekad yang kuat untuk memberikan yang terbaik. Kami menyelesaikan karya ini dalam waktu sekitar lima hari,” kata mahasiswa HKI UMM ini.

Ia pun berharap ke depan ingin  terus mengembangkan kemampian menulisnya. Sehinga mampu menghasilkan karya yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00