Gelar Vaksinasi, Gubernur Jatim Sebut Unisma Berhasil ‘Pecah Telur’

KBRN, Malang : Universitas Islam Malang (Unisma) kembali melanjutkan rangkaian pelaksanaan vaksinasi. Usai pemberian pada mahasiswa, sebagian dosen dan warga sekitar kampus, pada Senin (2/8/2021) vaksinasi difokuskan pada masyarakat fifabel.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa yang turut hadir dalam vaksinasi tersebut memberikan apresiasi tinggi pada Unisma yang mampu pecah telur karena memberikan vaksinasi pada masyarakat Difabel dan SDM kesehatan.

"Vaksinasi saat ini di Unisma yang pertama, istilahnya adalah pecah telur, karena di sini, vaksinasi difabel menggunakan sinopham dan untuk SDM Kesehatan menggunakan vaksin Moderna," jelasnya, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, Rektor Unisma Prof Maskuri mengatakan, upaya ini sebagai wujud kepedulian Unisma kepada masyarakat baik di dalam lingkungan kampus dan sekitarnya. Kedepan, pihaknya akan menguatkan penyelenggaraan vaksinasi di Kabupaten Malang yang notabennya selaras dengan arahan Gubernur Jawa Timur dalam percepatan vaksinasi COVID-19.

“Hal ini dalam rangka percepatan vaksinasi di Jawa Timur. Apalagi, perlu diketahui jika vaksinasi ini juga tidak mengurangi jatah vaksin Kota Malang karena kami juga selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, utamanya dalam pendistribusian vaksin juga didatangkan melalui Dinkes Kota Malang,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaanya Universitas Islam Malang (Unisma) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan vaksinasi kepada 5000 masyarakat yang dimulai pada 31 Juli lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00