FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Didukung Gubernur Jatim, UMM Bakal Gelar Vaksinasi Massal

KBRN, Malang :  Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh pemerintah pusat hingga tingkat daerah. Bahkan perguruan tinggi juga turut serya membantu percapatan vaksinasi ini, salah satunya oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Didukung oleh Pemprov Jawa Timur (Jatim), Kampus Putih akan melaksanakan vaksinasi massal keluarga besar pada 7 dan 8 Agustus mendatang.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa berpesan agar UMM bisa segera menyiapkan tim teknis pelaksanaan vaksinasi ini. Dengan begitu, agenda tersebut bisa segera dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan. Pihak Pemprov juga akan membantu dalam penyaluran serta berbagai kebutuhan lainnya. 

“Nanti vaksin akan disalurkan melalui pemerintah kota maupun kabupaten setempat. Tapi tetap ada label peruntukan bagi UMM. Kalau memungkinkan, vaksinasi ini bisa segera digelar dalam beberapa hari ke depan,” kata Khofifah di sela rapat koordinasi secara virtual yang dilakukan dengan UMM beberapa waktu lalu.

Adapun pemberian vaksin diutamakan pada sivitas akademika Kampus Putih terlebih dahulu, kemudian akan menyasar pada keluarga lalu alumni. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT., berharap gelaran ini mampu memberikan vaksin sekitar 2500-3000 dalam satu hari. 

“Jika berkaca pada vaksinasi yang dilangsungkan sebelumnya, kemungkinan jumlah yang diberikan mampu mencapai 3000 vaksin sehari,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd. mengaku siap dan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan. Ia mengungkapkan bahwa UMM sudah memiliki tim khusus untuk Covid-19 sehingga akan lebih mudah dalam menentukan titik sasaran. 

“Nanti tim ini akan memilih titik-titik sasaran strategis agar akselerasi vaksinasi dapat berjalan lancar. Apalagi dengan dukungan fasilitas yang tersedia di UMM,” tegas Fauzan.

Menurutnya, tidak ada pilihan lain selain membantu pemerintah dalam percepatan agar bisa menciptakan herd immunity seperti yang diharapkan. 

“Usaha ini diharapkan bisa menjadi ladang pahala dan ibadah bagi semua pihak yang mengusahakannya. Kami siap dan akan segera berkoordinasi agar gelaran ini bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan hari ke depan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 UMM, dr. Thontowi Djauhari, M.Kes juga sempat melaporkan perkembangan fasilitas dan pasien di Rrumah Sakit (RS) Covid UMM. Ia mengatakan, kini ada 72 pasien yang sedang dirawat dengan enam ruang isolasi serta satu ruang operasi bagi ibu hamil yang terjangkit Covid-19. 

“Sebelumnya, ruangan ini adalah ICU namun sengaja kami ubah untuk keperluan operasi kelahiran bagi ibu hamil,” terangnya.

Tomy, panggilan akrabnya juga melaporkan bahwa sejak pandemi menyerang, sudah ada sebanyak 1787 pasien yang dirawat di RS UMM. Adapun pada Juli tahun ini, ada sekitar 190 pasien yang sedang dirawat. Meski kini angka penularan semakin menurun dan stabil, Tomy masih khawatir dengan persediaan oksigen yang belakangan cukup sulit didapatkan. 

“Semoga gelaran vaksinasi ini nantinya bisa kembali menekan angka penularan Covid-19 yang ada di tengah masyarakat dengan signifikan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00