Tim Paduan Suara ITN Malang Raih Juara di Ajang Internasional

KBRN, Malang : Kondisi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan mahasiswa untuk tetap berprestasi. Kali ini, tim paduan suara mahasiswa VOX Coeleistis Choir (VCC) ITN Malang berhasil meraih juara di ajang Taipei International Choral Competition 2021 (TICC). Event ini merupakan kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Taipei Philharmonic Foundation, Taipei, Taiwan.

Lomba tersebut diselenggarakan secara online/daring dan ditampilkan secara live dari Channel Youtube TICC pada Kamis-Minggu 22-25 Juli 2021. Sementara pengumuman Award ceremony digelar pada Minggu 25 Juli 2021.

Dalam perlombaan yang diikuti 38 tim yang terbagi dalam 13 kategori ini, VCC ITN Malang mengikuti dua kategori, yaitu Youth Choir Ethnic/Traditional Music. Dari dua kategori tersebut, mereka mendapatkan Youth Choir Category dengan predikat Gold Medal, Ethnic/ Traditional Music Category dengan predikat Silver Medal, dan penghargaan tambahan yakni Fans Favorite Award. 

Pelatih dan conductor UKM VCC ITN Malang, Supriyanto Harmanie, SS., mengatakan, mengikuti perlombaan paduan suara di tengah masa pandemi bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, latihan harus dilakukan secara daring, mengingat anggota paduan suara mayoritas berada di luar pulau. 

“Sejak Februari hingga Mei, kita harus menggelar latihan secara daring. Itu tidak mudah, karena terkendala jaringan, suara yang delay, dan kendala lainnya. Kita hanya bisa latihan offline hanya sebulan sekali, itu pun tidak lengkap. Baru bisa mulai latihan lengkap saat H-2 perlombaan,” kata Supriyanto, Rabu (28/7/2021).

Pria yang juga merupakan alumni ITN Malang ini mengungkapkan, sejak latihan digelar sejak online, ia tak pernah mengenal secara langsung anggota tim paduan suara. Sebab mereka merupakan mahasiswa baru angkatan 2020 yang belum pernah bertemu dan mengikuti perkuliahan secara luring.

“Saya belum kenal mereka sama sekali, tetapi bersyukur kita bisa meraih prestasi. Apalagi saat menyanyi mereka semua menggunakan masker, ini hal yang tidak mudah,” tuturnya. 

Lagu yang dibawakan tim ITN Malang di ajang tersebut ada empat. Yakni Lir-ilir dan Wor untuk kategori Ethnic/ Traditional Music, Ego Sum Panis Vivus dan Pijar Surya Khatulistiwa untuk kategori Youth Choir. Mereka diiringi pianis Budi Susanto Yohanes yang merupakan alumni ITN.

Pembina UKM VCC ITN Malang, Vega Aditama, ST., MT., mengungkapkan, jumlah penyanyi dalam tim ini ada 37 orang, 1 orang pianis dan 1 orang pelatih. Proses perekaman hanya dilakukan dalam waktu sehari.

“Perekaman dilakukan satu hari dengan beberapa kali take video dan audio. Kuncinya, kita tetap optimis karena ikut lomba paduan suara secara daring merupakan hal yang baru,” ujar pria yang juga merupakan dosen Teknik Sipil S-1 ITN Malang ini.

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE mengapresiasi raihan prestasi ini. Menurutnya,  pandemi jangan sampai menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk tetap berprestasi.

“Saya mengucapkan selamat pada tim paduan suara ITN Malang yang telah mengharumkan nama kampus di ajang internasional. Ini adalah prestasi yang luar biasa di masa pandemi. Mudah-mudahan di event selanjutnya tim paduan suara mahasiswa ITN Malang bisa terus berprestasi,” tandasnya.

Selain ITN Malang, tim dari indonesia yang mengikuti ajang tersebut adalah PSM Universitas Negeri Yogyakarta, PSM UGM Yogyakarta, dan Pangudi Luhur Youth Choir. Sementara negara yang ikut berlomba dari seluruh kategori adalah Indonesia, Hongkong, Malaysia, Jepang, Polandia, Taiwan, China, Macau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00