Emil Dardak Minta Peternak Tak Gegabah Jual Sapi Murah

Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak ketika mengunjungi salah satu kandang milik warga Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan

KBRN, Pasuruan : Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak meminta peternak tidak gegabah untuk menjual hewan ternaknya jika terpapar penyakit mulut dan kuku alias PMK.

Menurutnya, hewan ternak yang terpapar PMK punya peluang sangat besar untuk sembuh. Asalkan cepat mendapat penanganan dan segera lapor cepat ke petugas kesehatan hewan atau call center maupun posko pengaduan.

"Jangan sampai terlambat. Kalau ada indikasi gejala mengarah PMK, langsung lapor ke petugas supaya bisa langsung ditangani," katanya, Kamis (7/7/2022).

Ditegaskannya, banyak peternak yang gegabah ketika melihat sapi-sapinya sakit. Sehingga langsung mengambil jalan pintas, yakni menjual sapi-sapinya dengan harga yang sangat murah.

"Kalau sampai ditawar Rp 2 juta pas kena PMK mending jangan dilepas, itu nggak manusiawi dan tidak pas. Insyaallah pemerintah bisa kasih baik ke yang terdampak sampai mati," ungkapnya.

Seperti diketahui, dari data Pemprov, jumlah hewan ternak yang terpapar PMK di Jatim sebanyak 141.271 ekor. Dari jumlah itu, sebanyak 108.676 ekor masih sakit atau dalam masa perawatan. Sedangkan untuk hewan ternak yang mati akibat terpapar PMK ada sebanyak 838, dan potong paksa sebanyak 1.000 ekor.

Selain tidak gegabah, Suami Arumi Bachsin ini juga mengimbau warga agar tidak takut makan daging sapi.

"Jangan takut makan daging kalau sumber belinya dari sumber yang jelas. Semua rumah pemotongan kan diawasi hewannya dari mana," tandas Emil.

Di sisi lain, dalam peninjauan kandang sapi terpapar PMK tersebut, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan obat-obatan, vitamin hingga disinfektan ke peternak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar