Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Pasuruan Segera Direhab

Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron tengah memberikan edukasi seputar pemanfaatan program perbaikan RTLH di Kabupaten Pasuruan di Aula Kecamatan Winongan, Senin (4/7/2022)

KBRN, Malang : Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mulai mensosialisasikan program pembangunan RTLH (rumah tidak layak huni).

Seperti yang terlihat di Aula Kantor Kecamatan Winongan, Senin (4/7/2022) siang. Ratusan penerima bantuan tengah mendengarkan penjelasan sekaligus arahan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib).

Dalam arahannya, Gus Mujib menjelaskan bahwa setiap tahunnya ada ribuan rumah warga yang rumahnya tak layak huni, akan diperbaiki. Untuk tahun ini, total ada 1172 RTLH yang akan diperbaiki. Ribuan rumah tersebut tersebar merata di 24 kecamatan, di mana per satu rumah akan diperbaiki dengan anggaran sebesar Rp 15 juta.

"Setiap tahun lebih dari 1000 RTLH yang kita perbaiki. Per rumah mendapatkan dana stimulan sebesar Rp 15 juta dan merata di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan," jelasnya.

Gus Mujib berharap agar anggaran yang diperuntukkan untuk merehab ribuan RTLH ini bisa menjadi stimulan alias perangsang. Supaya setiap penerima bisa semangat untuk memperbaiki rumahnya jauh lebih layak sebelum direhab.

"Saya juga senantiasa berupaya bagaimana agar penambahan jumlah penerima RTLH terus bertambah setiap tahunnya. Apalagi program ini sangat dinantikan oleh warga di 24 kecamatan yang memang mempunyai rumah tidak layak huni," tegasnya.

Lebih lanjut pria yang merupakan Pengasuh Ponpes Terpadu Al Yasini Wonorejo ini menegaskan bahwa sampai sekarang, total ada 20 ribuan RTLH yang memerlukan bantuan perbaikan.

Masih banyaknya RTLH di Kabupaten Pasuruan disebabkan oleh faktor ekonomi warga yang berada di bawah. Oleh karenanya, Gus Mujib optimis bahwa Pemerintah Pusat dan Provinsi akan terus mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki RTLH di Kabupaten Pasuruan.

"Di tahun ini ada 80 rumah melalui program reguler Pemerintah Pusat. Dan ada juga 145 rumah dengan status pemilik rumah berada di kemiskinan ekstrim. Insya Allah kalau kita berdoa dan ikhtiyar, maka Allah SWT pasti akan membalasnya. Semakin banyak yang membantu untuk memperbaiki RTLH," harapnya.

Di akhir sambutannya, Gus Mujib meminta para penerima bantuan agar dapat merawat rumahnya dengan baik. Khususnya saat perbaikan sudah selesai dilaksanakan.

"Program RTLH ini stimulan, jadi kalau ada yang membantu dari warga, kami persilahkan. Makanya kalau pas mengerjakan, banyak warga yang ikut membantu," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar