Sebanyak 661 Warga Kabupaten Pasuruan Siap Berangkat Haji

Sejumlah jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan tengah mengikuti pembinaan manasik haji di Sentra Bordir Bangil, Rabu (25/05/2022)

KBRN, Pasuruan : Menjelang pemberangkatan, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat haji tahun ini semakin berkurang.

Berkurangnya jumlah jamaah yang akan menunaikan Rukun Islam kelima ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan, Syaikhul Hadi saat menyampaikan sambutan dalam acara Pembinaan Manasik Haji di Halaman Sentra Bordir Bangil, Rabu (25/5/2022). 

Menurutnya, jumlah jamaah asal Kabupaten Pasuruan sesuai kuota sebanyak 714. Namun seiring berjalannya waktu, jumlahnya menyusut menjadi 661 jamaah.

Hal itu disebabkan beberapa faktor. Diantaranya jamaah yang tidak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sampai batas akhir pelunasan. Selanjutnya faktor keputusan jamaah sendiri yang menunda berangkat haji karena ingin bergabung dengan mahromnya di tahun tertenty serta mutasi keluar karena alasan domisili atau pekerjaan atau keluarga.

"Penyebabnya tiga faktor, ada yang tidak bisa melunasi BPIH, kemudian menunda sendiri karena ingin berangkat dengan pasangannya sendiri dan karena faktor mutasi keluar," katanya.

Begitu sudah diketahui jumlah yang fix berangkat, jamaah tinggal melaksanakan pembimbingan mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat kecamatan. Kata Syaikhul, pembimbingan di tingkat Kabupaten dilakukan selama 6 kali pertemuan. Sedangkan di tingkat kecamatan dilakukan selama 4 kali.

Selain pembimbingan, jamaah juga diminta untuk mengurangi barang bawaan yang akan dibawa ke pesawat.

"Untuk barang bawaan di dalam koper maksimal hanya 15 kilogram, dan 5 kg untuk tas kabin. Begitu pula untuk pemulangan maksimal 30 kilogram untuk koper dan tas kabin atau renteng 5 kg," ucapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar