Cegah Kerusakan, PLN Pasuruan Minta Warga Tak Main Layang-layang Dekat Jaringan

Para pasukan PDKB (Pekerjaan dalam Keadaaan Bertegangan) tengah memperbaiki jaringan listrik di sekitar wilayah Kecamatan Bangil, Rabu (18/05/2022)

KBRN, Pasuruan : PLN UP3 Pasuruan mengimbau masyarakat agar tak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik dan meminta seluruh warga yang memiliki pohon dekat dengan jaringan listrik agar dilakukan perabasan.

Imbauan tersebut disampaikan Manager PLN UP3 Pasuruan melalui Dhani Kurniawan selaku manager PLN ULP Sukorejo.

Menurutnya, sebagian besar terjadinya aliran listrik padam di suatu wilayah dikarenakan dampak non teknis. Salah satunya berupa gangguan yang disebabkan ranting, dahan maupun rerimbunan daun pohon yang menyentuh jaringan dan mengakibatkan terputusnya aliran.

"Ratusan dahan yang rimbun dengan daun dan berpotensi mengganggu instalasi dan jaringan listrik PLN," kata Dhani saat ditemui di PLN UP3 Pasuruan, Rabu (18/5/2022) siang.

Secara teknis, terputusnya aliran listrik secara otomatis karena adanya alat pemutus yang bekerja bilamana ada hubungan arus pendek yang dipicu oleh koneksi yang bisa saja dihubungkan oleh benda-benda diluar instalasi seperti ranting, dahan, daun hingga lidi layang-layang.

Oleh karenanya, warga diminta untuk melapor atau menghubungi PLN terdekat, untuk selanjutnya petugas yang akan melakukan perabasan pohon itu sendiri.

Begitu pula dengan aktifitas bermain layang-layang sebaiknya dilakukan di lokasi yang jauh dari jaringan listrik. Kata Dhani, lilitan benang layang-layang dapat menghantarkan aliran listrik saat kondisi basah oleh air hujan. Sehingga apabila sudah kejadian, maka mau tak mau petugas harus segera didatangkan agar bisa segera diperbaiki.

"Kalau sudah kejadian, maka kami pun langsung menurunkan pasukan PDKB (Pekerjaan dalam Keadaaan Bertegangan) dan Pasukan Rabas atau Pembersihan Terabasan Pohon," terangnya.

Ditegaskan Dhani, Pasukan PDKB mampu melakukan perbaikan tanpa harus memadamkan aliran listrik. Sehingga di daerah-daerah strategis, seperti kawasan industri dan area VIP, tetap bisa dilakukan pemeliharaan tanpa ada pemadaman.

"kalau pemadaman bergilir itu tidak ada. Adanya  pemadaman terencana sebagai maintanance yang secara periodik kita lakukan. Baik tri wulan dan semesteran, sesuai kondisi masing-masing wilayah," tutupnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar perabasan, Dhani menegaskan bahwa setiap hari dilakukan secara intens. Hal tersebut dilakukan agar potensi kerusakan jaringan bisa terus ditekan.

"Kalau perabasan ya setiap hari supaya potensi kerusakannya bisa diminimalisir," singkatnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar