Sempurnakan RKPD 2023, Pemkab Pasuruan Gelar Forum Konsultasi Publik

Pemkab Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (27/01/2022)

KBRN, Pasuruan : Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Forum Konsultasi Publik, Kamis (27/1/2022) pagi. Forum tersebut digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, dan dibuka langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad).

Dalam sambutannya, Bupati Irsyad mengatakan, forum konsultasi publik merupakan salah satu bentuk implementasi pendekatan partisipatif. Dimana Forum ini memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran perangkat 7 daerah dan pemangku kepentingan, untuk bisa menyampaikan saran dan masukan guna penyempurnaan rancangan awal RKPD  (rencana kerja pemerintah daerah) Kabupaten Pasuruan tahun 2023 mendatang.

“Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017, bahwa salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam penyusunan rancangan awal RKPD adalah Forum Konsultasi Publik. Makanya kita gelar hari ini sebagai langkah awal dalam penyusunan RKPD tahun depan,” katanya.

Dijelaskan Irsyad, RKPD Kabupaten Pasuruan tahun 2023 merupakan penjabaran arah kebijakan tahun kelima perubahan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) Kabupaten Pasuruan tahun 2018 – 2023.

Sedangkan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2023 lebih mengacu pada arah kebijakan Kabupaten Pasuruan tahun 2023. Utamanya dalam membahas beberapa permasalahan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Diantaranya rendahnya daya saing produkproduk hasil pertanian dan usaha mikro Kabupaten Pasuruan, masih rendahnya IPM Kabupaten Pasuruan,hingga masih tingginya jumlah penduduk miskin ekstrim.

“Ada beberapa PR yang harus terus ditangani. Termasuk produk usaha mikro kecil dan menengah yang belum mengarah pada ekonomi kreatif. Belum lagi masih kurang optimalnya sumber daya alam di Kabupaten Pasuruan hingga masih tingginya prevalensi stunting,” jelasnya.

Selain membahas beberapa permasalahan yang menjadi PR, di tahun 2023 mendatang juga ada isu-isu strategis yang juga harus direncanakan upaya penanganannya.

Mulai dari penguatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian dan usaha mikro, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan IPM, dan isu-isu strategis lainnya.

“Denga kita gelar Forum Konsultasi Publik, maka ada banyak pendapat, saran dan masukan untuk bagaimana kita bisa menghadapi tahun 2023 dengan permasalahan dan isu strategisnya,” tegas Irsyad. 

Lebih lanjut Gus Irsyad memaparkan perihal tema RKPD Kabupaten Pasuruan tahun 2023, yakni  peningkatan daya saing daerah melalui nilai tambah ekonomi dan pembangunan berwawasan lingkungan.

Kata Bupati, untuk mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan, seluruh masyarakat harus memastikan dan menjaga keseimbangan dampak sosial maupun dampak lingkungan dari pelaksanaan pembangunan. 

Sehingga diharapkan akan tercapai peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas tenaga kerja dan semakin menurunnya kesenjangan antar wilayah di kabupaten pasuruan. 

“Masyarakat harus kompak, bahu membahu bersatu padu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan yang kita cintai ini,” tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar