Pertama Kali Sejak Pandemi, Rumah Isolasi SKB Pandaan Nol Pasien Covid-19

Hari ini, 3 pasien Covid-19 dari Kabupaten Pasuruan sudah dipulangkan, sehingga SKB Pandaan dinyatakan nol pasien

KBRN, Pasuruan : Untuk pertama kalinya sejak Pandemi 2020 lalu, Rumah Isolasi SKB Pandaan, nol pasien Covid-19.

Koordinator Rumah Isolasi SKB Pandaan, dr Sugiono Adi mengatakan, hari ini tercatat ada 3 pasien yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan boleh pulang.

Ketiga pasien tersebut berasal dari Kecamatan Pandaan, Beji dan Sidoarjo. Dengan rincian 2 pasien laki-laki dan 1 pasien perempuan. Khusus pasien yang berasal dari Sidoarjo adalah keluarga dari salah satu tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Pasuruan yang sebelumnya terkonfirmasi Positif Covid-19 dan lebih dulu sembuh.

"Hari ini kami memulangkan 3 pasien Covid-19 yang terdiri dari 2 pasien laki-laki dan 1 pasien perempuan. Mereka dari Beji, Pandaan dan Sidoarjo," kata Sugiono, sesaat setelah selesai memulangkan ketiga pasien tersebut, Jumat (15/10/2021). 

Dengan dipulangkannya tiga pasien sembuh, maka per hari ini, SKB Pandaan dinyatakan nol pasien Covid-19. Kata Sugiono, semakin berkurangnya jumlah pasien yang dikarantina tak lain karena semakin menurunnya jumlah kasus positif  Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

"Ya sudah pasti, semakin sedikit warga yang terpapar virus corona. Ini sangat membahagiakan, karena kami pernah melewati masa kelelahan ketika merawat pasien yang membludak di tempat kami," jelasnya.

Seperti diketahui, SKB Pandaan menyediakan 69 bed (tempat tidur) bagi pasien Positif Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang. Selama dirawat, para pasien mendapatkan perawatan dari dokter dan perawat selama 24 jam.

Dijelaskan Sugiono, selain perawatan dalam bentuk obat-obatan dan medical check up, para pasien juga menerima vitamin, minuman pro biotik hingga makanan minuman bergizi 3X dalam satu hari.

"Mulai makanan, minuman, obat-obatan sampai vitamin dan probiotik kami berikan untuk para pasien. Semuanya dijamin oleh Pemkab Pasuruan," tegasnya.

Dengan kosongnya jumlah pasien di SKB Pandaan, Sugiono berharap kondisinya akan terus bertahan dan membaik, hingga pandemi Covid-19 berakhir.

"Mudah-mudahan segera hilang. Sehingga kami pun bisa beraktifitas dan merawat pasien lain yang juga membutuhkan layanan kesehatan," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00