Rutan II B Bangil Beri Sembako Belasan Petugas Terpapar Covid-19

Kepala Rutan Bangil, Tristiantoro Adi Wibowo berfoto bersama dengan pegawai yang pernah terpapar Covid-19 dan warga terdampak kebijakan PPKM

KBRN, Malang : Berbagi di tengah pandemi merupakan hal mulia yang patut dijadikan contoh bagi siapa saja yang ingin melakukannya. Seperti yang dilakukan oleh (Rumah Tahanan Negara) Kelas II B Bangil, Kamis (29/07/2021) pagi.

Belasan petugas rutan yang terpapar Covid-19 maupun warga sekitar yang terdampak akibat kebijakan PPKM Darurat, menerima bantuan sembako. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Tristiantoro Adi Wibowo kepada perwakilan petugas maupun warga sekitar, di Aula Rutan Bangil.

Menurutnya, pemberian bantuan kepada para petugas maupun warga sekitar rutan adalah bagian dari kegiatan Kementrian Hukum dan HAM RI 'Kemenkum HAM Peduli Kemenkum HAM Berbagi' yang dilakukan secara serentak di seluruh rutan/lapas di Indonesia, hari ini.

Khusus untuk petugas, Adi menjelaskan bahwa total 14 orang pegawai Rutan Bangil yang telah terpapar virus corona. Dari jumlah tersebut, 10 orang diantaranya sudah sembuh dan beraktifitas seperti sedia kala. Sedangkan 4 orang lainnya masih berjuang melawan Covid-19.

"Sampai saat ini ada 4 petugas kami yang masih dalam perawatan. Kebanyakan mereka terkena tracing dari keluarga yang sebelumnya terpapar Covid-19. Kita support doa dan terus berkomunikasi agar cepat sembuh," jelasnya.

Lain pegawai, lain pula untuk warga sekitar rutan bangil. Kata Adi, pihaknya memberikan total bantuan 50 paket sembako, termasuk masyarakat yang ikut terdampak kebijakan PPKM Darurat.

Dengan bantuan tersebut, ia berharap dapat digunakan hingga beberapa hari ke depan, sehingga sedikit meringankan beban hidup dalam menghadapi Pandemi yang berkepanjangan.

"Memang tidak banyak, tapi setidaknya bantuan ini bisa meringankan beban hidup hingga beberapa hari ke depan. Semoga bermanfaat," harapnya.

Sementara itu, salah satu pegawai yang tak mau disebutkan namanya mengaku bersyukur, lantaran Rutan Bangil begitu peduli terhadap ia dan beberapa rekan kerjanya yang pernah terpapar atau yang tengah dalam perawatan.

"Alhamdulillah, bersyukur sekali karena kami yang terpapar juga menerima bantuan dari tempat kami bekerja," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00