Video Oknum Anggota PSHT Lakukan Pengeroyokan Viral di Medsos, Polres Blitar Kota Tangkap Pelaku

KBRN, Blitar : Baru baru ini masyarakat Blitar Raya baik Kota maupun Kabupaten, sempat dihebohkan dengan adanya video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi oknum anggota PSHT yang melakukan tindakan pengeroyokan kepada pengendara sepeda motor. Aksi itu diguga dilakukan pada Senin 1 Agustus 2022, tepatnya saat kegiatan pengesahan warga baru PSHT di Kota Blitar.

Usai mendapat laporan, akhirnya Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil menangkap tiga oknum anggota perguruan silat yang melakukan pengeroyokan pengendara di Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono menerangkan, pihaknya berhasil mengungkap dua kasus pengeroyokan. Pertama, terjadi di Jalan Diponegoro atau lebih tepatnya di depan Taman Kebonrojo Kota Blitar. Disini, polisi berhasil menangkap dua tersangka yakni RDI (20) dan RD (16) yangmana merupakan warga Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Sedangkan untuk korbanya itu adalah S (32) warga Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

"Kasus pertama yang berhasil kita ungkap adalah di Jalan Diponegoro atau tepatnya di depan Taman Kebonrojo Kota Blitar," terang dia, Minggu (14/08/2022).

Dijelaskannya, untuk kronologi kejadian awalnya korban (S) melihat adanya rombongan konvoi perguruan silat. Kemudian korban merekam ham itu dengan ponsel dan diketahui oleh kedua pelaku. Lalu, pelaku berhenti dan menghampiri korban langsung menendang dan memukul korban.

Selain dua pelaku yang berhasil ditangkap, polisi menduga ada 10 orang lain yang tergabung dalam rombongan itu dan ikut serta melakukan pengeroyokan kepada korban. Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus ini.

"Kemungkinan ada 10 orang lain yang juga tergabung dalam konvoi itu dan juga terlibat dalam aksi pengeroyokan. Saat ini, kami terus melakukan pengembangan kasusnya," jelas dia.

Kemudian untuk kasus kedua terjadi di Jalan Imam Bonjol Kota Blitar. Polisi berhasil menangkap satu orang pelaku yakni BDW (20) warga Desa Soso, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

AKBP Argowiyono menuturkan, kronologi bermula saat korban RE (32) seorang ojek online asal Kelurahan Karangsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar sedang melakukan pengantaran pesanan dari customernya. Kemudian, saat melintas di Jalan Imam Bonjol, ia bertemu dan berpapasan dengan rombongan konvoi perguruan silat.

Secara langsung, ia diminta untuk berhenti, setelah itu pelaku mendekati korban dan memukulkan lain mori yang mengenai kepala korban. Kemudian, pelaku turun dari sepeda motor memukul korban dan diikuti sejumlah anggota rombongan konvoi lainnya.

"Jadi korbannya ini adalah seorang driver ojek online, saat itu sedang melintas di Jalan Imam Bonjol dan sedang mengantarkan pesanan ke customer nya. Lalu, dia ini dihentikan oleh rombongan dan dikeroyok," tutur dia.

Sekedar diketahui, rekaman video dua aksi pengeroyokan itu viral di media sosial dan dari video ini, polisi berhasil menangkap beberapa pelakunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar