Dua Tahun Tertunda, 61 Calon Pekerja Migran Asal Kota Blitar Masih Menunggu Pemberangkatan ke Luar Negeri

KBRN, Blitar : Keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju negara tujuan selama tahun dua tahun terakhir tepatnya tahun 2020-2021 ditunda, hal ini terjadi akibat kondisi pandemi Covid-19.

Namun, pada tahun 2022 ini calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah diperbolehkan untuk berangkat menuju negara tujuan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto. Ia menjelaskan, pada tahun 2022 ini sudah ada 61 calon PMI yang mendaftar ke dinas untuk berangkat ke negara tujuan, namun hingga kini masih menunggu kejelasan informasi proses keberangkatannya.

"Tahun 2022 ini sudah ada 61 calon PMI yang mendaftar ke kami dan sampai saat ini masih menunggu kejelasan informasi keberangkatannya ke negara tujuan," jelas dia, Selasa (9/8/2022).

Juyanto menyebut, sebanyak 61 calon PMI ini asal Kota Blitar ini mendaftar kerja ke sejumlah negara, meliputi negara Singapura, Malaysia, dan Polandia. Pemberangkatan puluhan calon PMI ini resmi melalui PJTKI dan mengacu dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja.

"Mereka ini mendaftar ke sejumlah negara meliputi Singapura, Malaysia, dan Polandia," ujarnya.

Juyanto juga menambahkan, sedangkan berdasarkan data sampai tahun 2020 jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Blitar ada 120 orang dan tersebar di beberapa negara. Meliputi, Taiwan ada 33 orang, Hongkong 29 orang, dan Malaysia ada delapan orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar