Nakes Dapat Vaksin Booster Kedua, Dewan Minta Pemkot Blitar Perhatikan Pedagang

KBRN, Blitar : Pada Sabtu (6/8/2022) sejumlah tenaga kesehatan yang ada di Kota Blitar sudah mulai menerima suntikan vaksinasi booster dosis kedua. Dimana, ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat dan vaksin booster dosis dua ini masih diperuntukan bagi tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi menuturkan, ini merupakan hal yang baik. Sebab, tenaga kesehatan merupakan salah satu pelayan publik yang selalu berhadapan dengan masyarakat luas. Dengan mendapatkan suntikan vaksinasi booster dosis dua diharapkan tenaga kesehatan ini selalu dalam kondisi yang sehat dan prima dalam memberikan layanan kepada pasien.

"Ini bagus, karena mereka ini kan juga garda terdepan dari penanganan Covid-19. Mereka ini yang sering dan selalu berhadapan dengan masyarakat luas," tutur dia.

Nuhan juga menyampaikan, setelah vaksin booster dua ini tuntas diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan. Pihaknya, meminta kepada Pemerintah untuk lebih memperhatikan pelayanan publik yang lainnya salah satunya adalah pedagang yang berada di pasar tradisional maupun pasar modern. Artinya, mereka ini juga selalu berhadapan dengan masyarakat luas. Sehingga, juga memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19, ia pun berharap para pedagang ini juga bisa menjadi prioritas mendapat suntikan vaksin booster dosis dua.

"Ada satu hal yang kadang kurang diperhatikan itu adalah pedagang yang ada di pasar. Mereka ini kan sering bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat luas. Saya berharap mereka ini juga menjadi prioritas untuk menerima suntikan vaksin booster dosis kedua," ujarnya.

Sekedar diketahui, pemberian suntikan vaksinasi booster bagi tenaga kesehatan di Kota Blitar dilakukan secara bertahap. Sebab, saat ini petugas kesehatan juga sedang melakukan program imunisasi BIAN bagi anak anak usia 9-59 bulan. Selain itu, pada hari pertama, pelaksanaan vaksinasi booster dosis dua dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar