SMP Negeri 1 Kota Blitar Deklarasikan Sehari Berbahasa Jawa

KBRN, Blitar : Berdasarkan kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Blitar setiap hari Sabtu, setiap pelajar mulai dari tingkat TK, SD dan SMP wajib berbahasa jawa. Kebijakan itu dimulai pada bulan Agustus 2022 ini, lebih tepatnya pada Minggu pertama yakni, Sabtu (6/8/2022).

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, SMP Negeri 1 Kota Blitar secara resmi pada Sabtu (6/8/2022) telah mendeklarasikan sehari berbahasa jawa. Pada kegiatan tersebut seluruh tenaga pendidik dan siswa menuliskan tanda tangan dipapan yang telah disediakan, sebagai bukti bahwa mereka sudah siap menerapkan kebijakan tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Blitar Juli Setyanto mengatakan, kenaikan sehari berbahasa jawa ini merupakan salah satu implementasi program Blitar Keren dan Sekolah Religius Nasionalis dan Berbudaya atau (Serenada). Dalam pelaksanaannya, seluruh warga sekolah wajib berbahasa jawa mulai dari kegiatan pembelajaran, hingga aktivitas umum yang lainnya.

"Ini merupakan salah satu untuk mengimplementasikan program Blitar Keren dan Serenade," kata dia, Sabtu (6/8/2022).

Juli juga menyebut, dengan diberlakukan kebijakan ini pelajar atau siswa bisa memahami kasta berbahasa jawa yang meliputi bahasa ngoko kasar, ngoko halus, kromo dan kromo Inggil. Artinya, mereka harus paham menggunakan bahasa yang mana ketika sedang berbicara dengan orang sebaya, orang yang lebih tua dan lain sebagainya. Selain itu, hal ini dilakukan untuk mengamankan khasanah budaya jawa yang adiluhung.

"Nantinya siswa harus paham kasta dalam berhasa jawa, kan ada ngoko kasar, ngoko halus, kromo dan kromo Inggil," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi menyampaikan, kebijakan sehari wajib berbahasa jawa bagi pelajar tingkat TK,SD dan SMP merupakan salah satu pendidikan karakter. Dengan harapan, para pelajar ini bisa memahami betul tentang budaya dan bahasa jawa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar