Pemkot Blitar Berupaya Setiap Tahun Bisa Lakukan Ekskavasi Dua Situs Bersejarah di Karangtengah dan Gedog

KBRN, Blitar : Ada dua lokasi di Kota Blitar yang diduga memiliki nilai sejarah masa lalu, yaitu Candi Gedog dan situs bersejarah di Karangtengah. Kedua lokasi itu diupayakan Pemerintah Kota Blitar setiap tahunnya agar bisa dilakukan eksvakasi, dengan tujuan agar nilai budaya dan sejarah di dua situs itu bisa tergali dengan optimal. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edi Wasono mengatakan, kedua lokasi ini di kemudian hari bisa menjadi cagar budaya, apalagi jika dikembangkan dengan maksimal maka bisa menambah keberadaan tempat wisata sejarah yang ada di Kota Blitar.

"Kedua lokasi ini memang menjadi fokus perhatian kami, kami terus berupaya agar setiap tahun bisa melakukan proses eksvakasi. Dengan tujuan, agar tempat wisata ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang ada di Kota Blitar," kata Edi Wasono, Rabu (6/7/2022).

Edi juga menjelaskan, untuk proses eksvakasi lanjutan pada Februari 2022 yang lalu sudah dilakukan di situs bersejarah Karangtengah. Dimana proses eksvakasi lanjutan ini dilakukan oleh Disbudpar yang bekerja sama dengan BPCB Jatim. Sedangkan, untuk Candi Gedog pihaknya berupaya bisa diusulkan di APBD-P 2022 dengan nilai anggaran senilai Rp100 juta. Jika nantinya usulan tersebut tidak disetujui maka akan kembali diusulkan pada APBD 2023.

"Karena kan anggaran juga terbatas begitu ya, awal tahun ini kita sudah melakukan proses eksvakasi di situs Karangtengah. Sedangkan untuk Candi Gedog kami berencana masih akan mengusulkan di APBD-P 2022 ini," jelas dia.

Lebih lanjut, Edi menambahkan, selain itu ia juga intens melakukan komunikasi dengan BPCB Jawa Timur agar bisa mendapat bantuan anggaran untuk proses eksvakasi lanjutan di dua situs bersejarah tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar