10 Hari Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Qurban Kambing di Pasar Dimoro Kota Blitar Masih Sepi

KBRN, Blitar : Menjelang Hari Raya Idul Adha atau tepatnya 10 hari menuju idul qurban, penjualan ternak kambing di Pasar Dimoro Kota Blitar masih sepi. Kondisi ini berbeda jauh dengan tahun tahun sebelumnya, diperkirakan hal ini disebabkan adanya wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) yang meluas dan sejumlah pasar hewan di beberapa daerah di tutup.

Salah satu pedagang hewan qurban kambing di Pasar Dimoro Kota Blitar bernama Agus berasal dari Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar mengatakan, sampai saat ini perkembangan penjualan kambing masih standar. Artinya, harga jual belum mengalami kenaikan yang signifikan. Jika pada tahun tahun sebelumnya harga kambing per ekor untuk qurban mencapai Rp3 juta lebih, kini hanya sekitar Rp2,7-Rp2,9 juta dan disesuaikan dengan fisik yang dijual.

"Masih standart ya, harga nya itu tergantung besar kecilnya. Masih biasa aja, belum naik, kemarin sempat naik, sekarang ini turun lagi," katanya, Rabu (29/6/2022).

Agus juga menyebut, sejauh ini juga tidak ada pesanan atau permintaan dari pembeli untuk kambing dijadikan sebagai hewan qurban. Ia hanya bisa menjual di Pasar Dimoro, dan disini juga kondisinya sepi pembeli. Ia biasanya menjual kambing di Pasar Wlingi dan Kesamben Kabupaten Blitar. Namun karena wabah PMK, kedua pasar itu ditutup dan ia beralih ke Pasar Dimoro.

"Sepi mba, biasanya kan ada yang pesan dulu untuk qurban. Ini ngga ada, jadi sekarang jualnya itu di pasar, dan sekarang juga sepi pembeli," ujar dia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Hadi berasal dari Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Ia menerangkan, penjualan kambing untuk hewan qurban di Pasar Dimoro saat ini menurun drastis. Mulai dari harga jual yang hanya berkisar Rp2,6-Rp2,9 juta per ekornya, serta juga sepi pembeli. Ia memperkirakan, kondisi ini disebabkan karena ada wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), meskipun yang terjangkit rata rata hewan sapi, namun penjualan kambing juga berdampak.

"Kan dimana mana pasar tutup, trus ada PMK. Padahal kan kambing ngga ada ya, tapi ya dampaknya cukup terasa," ucapnya.

Sekedar diketahui, Pasar Hewan Dimoro yang ditutup hanya Pasar Sapi yakni sampai 1 Juli 2022. Sedangkan untuk Pasar Hewan Kambing tetap buka sesuai dengan jadwal pasaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar