288 Sapi di Kota Blitar Suspek PMK, 12 Dinyatakan Sembuh

KBRN, Blitar : Jumlah ternak sapi yang dinyatakan suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Blitar terus mengalami penambahan. Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar per Selasa (20/06/2022) sudah ada 238 ekor sapi yang suspek PMK, dan 12 diantaranya sudah sembuh.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Rodiyah. Ia menjelaskan, sehingga sampai saat ini jumlah sapi yang dinyatakan suspek PMK ada 226 ekor. Ratusan ekor sapi ini tengah mendapat penanganan dan pemantauan dari tim dokter hewan yang ada di masing masing daerahnya.

"Kasus PMK terus ada perkembangan ya, sampai saat ini ada 238 ekor yang suspek PMK, 12 diantaranya sudah sembuh dan sisanya 226 ekor terus mendapat penanganan dari tim dokter hewan," jelasnya, Selasa (28/6/2022).

Menurut dia, ratusan ekor sapi yang dinyatakan suspek PMK ini berada tersebar di tiga kecamatan meliputi Kepanjenkidul, Sukorejo dan Sananwetan. Untuk mempercepat proses penyembuhan, pihaknya meminta kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, kebersihan makanan, dan memberikan jamu atau semacam obat obatan tradisional.

"Semuanya itu tersebar di tiga Kecamatan, saya minta semua peternak untuk selalu menjaga kebersigan kandang, makanan dan memberikan obat obatan tradisional agar bisa segera sembuh," ungkapnya.

Sekedar diketahui, per Rabu (22/6/2022) jumlah sapi yang suspek PMK ada 96 ekor, kemudian pada Minggu (26/6/2022) bertambah menjadi 219 ekor, dan yang terbaru per Selasa (28/6/2022) bertambah menjadi 238 ekor, dan 12 ekor diantaranya sudah sembuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar