Awali Musim Giling, Pabrik Gula PT RMI Lakukan Tradisi Manten Tebu

KBRN, Blitar : Sebuah tradisi unik dilakukan di Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) pada Rabu (25/5/2022). Tradisi tersebut dinamakan 'Manten Tebu', pada prosesi ini menandakan bahwa PT RMI yang berada di Desa Rejoso Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar mulai memasuki musim giling tebu tahun 2022.

Factory Manager PT RMI Heri Widarmanto mengatakan, tradisi 'Manten Tebu' merupakan prosesi yang selalu dilakukan setiap tahun sekali dan ini merupakan tahun kedua digelar. Prosesi yang dilakukan sama halnya seperti prosesi temu manten.

Awalnya, dua batang tebu yang sudah dihias dengan daun kelapa yang muda dinikahkan dengan adat Jawa. Selanjutnya dilakukan prosesi temu manten antara dua batang tebu tersebut dan dilanjutkan dengan arak arakan menuju lokasi penggilingan. Kedua batang tersebut yang dimasukkan pertama di mesin penggilingan,baru dilanjutkan dengan truk-truk pengangkut tebu berjajar untuk memasukkan tebu ke penggilingan.

"Iya ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun sekali, dan ini merupakan tahun kedua," kata dia, Rabu (25/5/2022).

Dijelaskan Heri Widarmanto, pada prosesi ini memiliki makna bahwa tebu yang dinikahkan diibaratkan sebagai pabrik dan petani tebu, dimana keduanya yang awalnya belum kenal sama sekali kini menjadi kenal dan memiliki hubungan. Kemudian setelah melakukan prosesi ini diharapkan antara pabrik dan petani tebu memiliki hubungan yang baik layaknya seperti pasangan suami istri.

"Tradisi Manten Tebu ini kami lakukan setiap tahun sekali, dan ini punya makna jika tebu yang dinikahkan ini diibaratkan petani tebu dan pabrik, jadi kami berharap ada hubungan baik antara kedua belah pihak seperti layaknya pasangan suami istri," jelasnya.

Heri juga menambahkan, tradisi 'Manten Tebu' ini diselenggarakan juga sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan sebagai bentuk permohonan dan harapan agar dimulainya musim giling tahun 2022 ini bisa berjalan dengan lancar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar