Angka Kemiskinan di Kota Blitar Naik 9 Persen Selama Pandemi Covid-19

KBRN, Blitar : Kondisi pandemi Covid-19 memberikan dampak di berbagai sektor, utamanya di sektor perekonomian. Akibatnya, angka kemiskinan di suatu daerah secara tidak langsung juga naik.

Di Kota Blitar, tercatat selama pandemi Covid-19 angka kemiskinan naik menjadi 9 persen. Hal ini dibenarkan oleh Wali Kota Blitar Santoso. Ia menjelaskan, pada tahun 2019 yang lalu sebelum pandemi Covid-19 jumlah komulatif warga miskin sekitar 11.000 , kemudian pada tahun 2020 meningkat menjadi sekitar 12.000, dan pada tahun 2021 kemarin kembali naik menjadi sekitar 12.400 warga.

"Kondisi pandemi memang sangat berdampak, angka kemiskinan di Kota Blitar juga naik menjadi 9 persen," jelas Santoso, Jumat (20/5/2022).

Santoso mengaku, dalam hal menangani persoalan ini Dinas Sosial juga telah berupaya untuk menekan jumlah warga miskin di Kota Blitar. Banyak program bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang diberikan kepada masyarakat, seperti BPNT, BST, PKH, Rastrada dan lain lain.

"Sebenarnya untuk menangani masalah ini banyak program bantuan sosial yang diluncurkan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, mulai BPNT, PKH,BST, Rastrada dan lain lain," ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini Dinas Sosial Kota Blitar mulai menerapkan program Pelayanan Terpadu Masyarakat Miskin. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial berkolaborasi dengan sejumlah OPD. Nantinya, jika ada aduan dari masyarakat miskin maka bisa segera ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan OPD terkait.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar