Cegah Hepatitis Akut, Sekolah di Blitar Diminta Tetap Jaga PHBS dan Prokes

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi. (Foto: Istimewa).

KBRN, Blitar : Berdasarkan informasi dari Kementrian Kesehatan atau Kemenkes penyakit Hepatitis Akut menyerang anak dengan rentan usia 1-16 tahun. Itu artinya, anak anak yang sedang menempuh pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA wajib mewaspadai penyakit ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada semua sekolah untuk tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dilingkungan sekolah. Hal ini penting dilakukan, sebagai salah satu cara atau proteksi dini untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Hepatitis Akut.

"Sejak hari pertama masuk sekolah setelah libur lebaran kemarin, kami sudah menyampaikan kepada seluruh sekolah untuk tetap melakukan PHBS dan protokol kesehatan dengan ketat," ujar Samsul Hadi, Kamis (19/5/2022).

Samsul Hadi juga mengaku, untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan tenaga pendidik tentang penyakit Hepatitis Akut ini pihaknya melakukan kegiatan penyuluhan di masing masing sekolah melalui unit kesehatan sekolah atau (UKS).Pihaknya juga meminta fasilitas protokol kesehatan di tiap sekolah tetap dipasang.

"Iya kami juga melakukan kegiatan penyuluhan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah tentang penyakit ini. Kegiatan ini dilakukan melalui UKS yang ada di masing masing sekolah," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Dr. Dharma Setiawan menyampaikan, meski di Kota Blitar sampai sekarang belum ditemukan kasus dugaan Hepatitis Akut. Untuk melakukan tindakan pencegahan dan antisipasi, pihaknya terus intensif melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan Dinas Pendidikan. 

"Sampai sekarang belum ditemukan adanya dugaan kasus Hepatitis Akut, tapi kami tetap intensif lakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan juga dari Dinas Pendidikan," tambah dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar