Temuan Kasus HIV/Aids di Kota Blitar Selama Tahun 2021 Meningkat

KBRN, Blitar : Selama tahun 2021 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, temuan kasus HIV/Aids di Kota Blitar mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kasi P2P Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Blitar Dr. Trianang Setiawan. Ia menjelaskan, selama tahun 2021 ada temuan kasus baru HIV/Aids sebanyak 86 kasus, sedangkan selama tahun 2020 jumlah temuan kasus sebanyak 36, artinya terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

"Kalau kita melihat data ya, untuk kasus HIV/Aids di Kota Blitar selama tahun 2021 itu mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2020," ujar Dr. Trianang Setiawan, Selasa (25/1/2022).

Dr. Trianang menyatakan, ada beberapa hal yang melatarbelakangi temuan kasus HIV/Aids di Kota Blitar meningkat. Pertama, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri atau melakukan cek darah untuk HIV/Aids di layanan kesehatan sudah meningkat dan sudah banyak masyarakat yang terbuka dengan penyakit ini. Kedua, petugas kesehatan secara aktif melakukan screening kepada ibu hamil, populasi masyarakat di lapas, hingga screening kepada kelompok masyarakat tertentu.

"Temuan kasus HIV/Aids itu ada dua cara yakni secara pasif dan aktif. Secara pasif itu masyarakat mulai terbuka untuk melakukan pemeriksaan, kalau secara aktif kami dari tim kesehatan rutin lakukan screening," ungkap dia.

Dr. Trianang Setiawan menambahkan, ada tiga cara penularan HIV/Aids. Meliputi, dari cairan kelamin atau perilaku homoseksual, penularan dari ibu hamil dan ibu menyusui kepada anaknya, kemudian penularan melalui darah yang biasanya terjadi pada pengguna narkoba jarum suntik. Namun, selama beberapa tahun terakhir penularan HIV/Aids di Kota Blitar akibat hubungan seksual yang disebut homoseksual atau penyuka sesama jenis antara laki laki dengan laki laki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar