Jelang Nataru, Disperindag Jatim Pantau Stok dan Harga Sembako di Kota Blitar

KBRN, Blitar : Momen jelang natal dan tahun baru biasanya identik dengan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, unit pelaksana teknis (UPT) Perlindungan Malang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim datang ke Kota Blitar pada Jum'at (3/12/2021) untuk mengecek stok dan memantau harga kebutuhan pokok.

Lokasi pertama yang dikunjungi UPT Perlindungan Konsumen Malang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim yang didampingi oleh Disperdagin Kota Blitar adalah Pasar Modern Hyfresh yang berada di Blitar Square.

Petugas Pengawas Barang Beredar dan Jasa UPT Perlindungan Konsumen Malang Disperindag Jatim Jumadin mengatakan, ada beberapa bahan pokok yang dicek stok ketersediaan seperti beras, gula, minyak goreng, daging dan sejumlah sayuran.

"Ada beberapa bahan pokok yang kami cek ketersediaannya disini, adalah mulai dari beras, minyak goreng, gula, daging dan lain lain," jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan, menurut Jumadin, ketersediaan bahan pokok di Kota Blitar aman untuk kebutuhan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Untuk harga minyak goreng di pasar modern hyfresh masih berkisar Rp 36.000 sampai Rp 38.500 untuk kemasan 2 literan.

"Kalau untuk harga minya goreng saya kira masih mengalami lonjakan, karena memang mengikuti penjualan internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Hyfresh Kusnadi mengaku memang membatasi jumlah pembelian minyak goreng untuk kemasan dua liter. Dimana pembeli maksimal hanya diperbolehkan membeli dua kemasan.

"Kalau untuk pembatasan pembelian minyak goreng kemasan dua liter selama ini sudah kami batasi yaitu per pembeli hanya boleh membeli dua kemasan saja," kata dia.

Sekedar diketahui, hal ini diberlakukan kepada pembeli untuk mengantisipasi terjadinya aksi borong dari masyarakat saat harga minyak goreng naik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar