Jadi Daerah Langganan Banjir, Proyek Penataan Saluran Irigasi dan Drainase di Dua Jalan Kota Blitar Ditargetkan Rampung Pertengahan Desember

KBRN, Blitar : Dua jalan di Kota Blitar meliputi Jalan Mastrib dan Jalan Anggrek sejak beberapa tahun terakhir menjadi daerah langganan banjir ketika musim hujan telah datang. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Blitar telah memulai melakukan perbaikan saluran irigasi dan drainase di dua lokasi tersebut sejak pertengahan September 2021.

Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2021. Sebab, dalam pelaksanaannya, proyek tersebut cukup mengganggu arus lalu lintas di dua ruas jalan tersebut. 

"Disitu itu kan daerah yang ramai kan, jadi kami targetkan pada pertengahan Desember 2021 proyeknya sudah selesai dan arus lalu lintas bisa kembali normal," ucap Dindin, Jumat (22/10/2021).

Dijelaskan Dindin, total anggaran yang disiapkan untuk penataan saluran irigasi dan drainase di dua ruas jalan ini mencapai Rp 1,3 Miliar. Dengan rincian, anggaran untuk pekerjaan di Jalan Mastrib senilai Rp 600 juga dan anggaran pekerjaan di Jalan Anggrek mencapai Rp 700 juta. 

"Total anggarannya senilai Rp 1,3 M, untuk di jalan Mastrib senilai Rp 600 juta dan di jalan Anggrek senilai Rp 700 juta," ungkapnya. 

Dengan adanya proyek pekerjaan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kota Blitar harus menutup ruas jalan sisi utara Jalan Mastrib. Untuk sementara, kendaraan dari Jalan Anggrek yang akan ke arah timur diarahkan lewat ruas jalan sisi selatan Jalan Mastrib. 

"Ya untuk sementara waktu ada ruas jalan yang harus di tutup karena adanya pekerjaan ini. Namun, kami juga mengalihkan arus kendaraan di lokasi itu," kata dia. 

Lebih lanjut Ia menambahkan, pihaknya menata saluran irigasi di Jl Anggrek. Saluran irigasi dari Jl Mastrip menuju ke Jl Anggrek dipecah dan dibuang ke timur, selatan, serta barat.

"Akan kami atur ulang soal saluran irigasi disana, agar tidak timbul genangan atau banjir saat musik hujan datang," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00