PMI Kota Batu Targetkan Punya Unit Donor Darah

Ilustrasi: kegiatan donor darah di Malang

KBRN, Malang: Demi mempermudah layanan tranfusi dan memastikan ketersediaan darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batu targetkan dalam 1 sampai 2 tahun ke depan sudah memiliki Unit Donor Darah (UDD) sendiri. Karena menurut Kepala Markas PMI Kota Batu, Abdul Munthalib hingga saat ini untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat dan Rumah Sakit di Batu, masih mengandalkan dari PMI Kota Malang maupun PMI Kabupaten Malang. Hingga saat ini, kebutuhan  kantong darah di Kota Batu sudah mencapai 900 sampai 1000 kantong perbulannya.

“Sudah sangat diperlukan untuk membantu masyarakat Batu dan Rumah Sakit di Batu maupun wilayah barat kabupaten  Malang di Kasembon, Pujon, Ngantang. Selama ini kalau perlu darah harus ke Kediri, PMI Kabupaten Malang atau ke Kota Malang,” jelas Abdul Munthalib, Selasa (15/6/2021).

Keseriusan untuk membangun UDD di Kota Batu sudah ditindaklanjuti dengan adanya kerjasama Pemerintah Kota Batu dengan Universitas Airlangga dalam bentuk kajian mengenai  layak tidaknya Batu memiliki UDD sendiri. Hasil Kajian sudah dibahas dalam FGD bersama PMI Kota Malang, PMI kabupaten Malang, PMI Kota BAtu, dan Dinas Kesehatan Kota Batu ,  dan akan diikuti  dpemberian dana hibah dari Pemerintah Kota Batu.

“Rencanya pembiayaan awal akan diberikan pemerintah Kota Batu terutama untuk pengadaan peralatan yang biayanya tinggi, lewat hibah,” imbuh Munthalib.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah Kota Malang, dr. Enny Sekar Rengganingati, menyambut baik rencana PMI Kota Batu untuk memiliki Unit Donor Darah sendiri. Namun ia berpesan agar PMI Kota Batu berhitung betul bagaimana pemenuhan pembiayaan UDD yang sangat tinggi, agar kelak dapat berjalan maksimal.

“Kalau mau buat Unit Transfusi Darah sendiri harus betul –betul diperhitungkan efisien atau tidak, karena investasi yang sangat tinggi, alat mahal ,maintenance mahal. Sehingga harus ada support dari Pemda. Kalau di bawah PMI harus mandiri cari biaya mandiri. Kalau dibiayai pemerintah penuh, ya nggak  masalah,” jelas Eni Sekar.

Berbagai jejaring Unit Donor Darah juga kabarnya sudah siap mendukung PMI Kota Batu mewujudkan keinginannya untuk peningkatan layanan kebutuhan darah di Batu dan sekitarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00