Empat Penyakit yang Harus Diwaspadai Selama Musim Hujan

Ilustrasi influenza. (FP)

KBRN, Makassar : Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan sudah memasuki musim penghujan, saat musim penghujan datang rasanya kita harus ekstra menjaga sistem kekebalan tubuh, apalagi saat ini juga masuk dalam masa Pandemi virus corona atau COVID-19.

Saat musim penghujan, beberapa penyakit cenderung mudah menular, apalagi bila penghujan menimbulkan banjir, makin banyak saja sederet penyakit yang bisa menghantui kita.

Lantas, penyakit apa saja sih yang harus diwaspadai saat musim hujan dan disertai banjir, berikut ulasannya dikutip RRI.co.id dari perlbagai sumber.

Influenza

Sebenarnya, penyebaran virus flu di negara kita tidak mengenal bulan atau musim tertentu. Secara epidemiologi, sirkulasi virus influenza di Indonesia selalu ada tiap tahunnya. Virus flu ini sering meningkat kasusnya di musim pancaroba dan hujan. 

Penyebabnya belum diketahui pasti, tapi ada dugaan di masa tersebut sistem imun tubuh terhadap penyakit atau virus jadi berkurang. Virus penyebab penyakit flu ini dapat dengan mudah menyebar melalui udara atau air ludah.

Lalu, bagaimana cara mencegah flu di musim penghujan? Perkuatlah sistem imun. Misalnya dengan mengonsumsi makanan bergizi secara teratur, rutin berolahraga, menjaga gaya hidup sehat, dan istirahat yang cukup.

Selain itu, apabila diperlukan kita dapat mengonsumsi suplemen vitamin C untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan virus penyebab influenza.

Demam berdarah

Selain influenza, penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga menjadi salah satu penyakit yang patut diwaspadai pada saat musim hujan.

Hal itu dikarenakan, pada musim hujan besar kemungkinan akan terjadi peningkatan jumlah tempat perindukan nyamuk Aedes Aegypti.

Di mana, ketika hujan, akan ada semakin banyak genangan air dan sampah yang dapat memicu berkembang biaknya nyamuk pembawa virus dengue tersebut.

Guna mencegah atau mengatasi persoalan DBD saat musim hujan, masyarakat pn disarankan melakukan beberapa hal berikut:

Berpartisipasi secara aktif melalui gerakan 3M yaitu, mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teraturm dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapatSegera membawa anggota keluarga ke fasilitas kesehatan jika mengalami sakit dengan gejala panas tinggi yang tidak jelas sebabnya, disertai adanya tanda-tanda perdarahan

Tifus

Tifus atau tipes adalah penyakit yang perlu juga diwaspadai oleh masyarakat saat memasuki musim hujan.

Faktor kebersihan makanan memegang peranan penting dalam terjangkitnya penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella typhi ini.

Selain itu dapat terjadi perburukan penyakit kronik yang memang sudah diderita sebelumnya, karena penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan berkepanjangan yang menimbulkan banjir.

Diare

Selain tiga penyakit di atas, diare merupakan penyakit di musim hujan yang juga mesti diwaspadai. Meski kelihatannya sepele, diare yang tidak kunjung sembuh (diare kronis) bisa berbahaya. 

Diare umumnya disebabkan karena konsumsi makanan yang telah terkontaminasi virus, parasit, atau bakteri.

Bagaimana dengan diare di musim hujan? Penyebabnya bisa terjadi karena serangan bakteri salmonella, cholera, dan shigella.

Biasanya diare hanya berlangsung selama beberapa hari, tapi bisa juga berminggu-minggu. Segeralah temui dokter bila diare tidak kunjung sembuh. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00