Dirkrimsus Polda Sulbar : Ada Kejanggalan penerimaan CPNS di Kemenkumham Sulbar

KBRN, Mamuju :  Direktur Kriminal Khusus Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol, Agustisnus Suprianto  menemukan dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS dikantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat.

“ Sekali saja saya baca, ini banyak yang tidak masuk akal. Saya contohkan lari 'shuttle run' hanya 11 detik, pelari dunia saja tidak mungkin 11 detik,” kata Agustinus Suprianto saat menerima massa HMI diruang kerjanya, Kamis (19/11/2020).

Agustinus mengatakan dalam pengungkapan kasus dugaan pelanggaran penerimaan CPNS di kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulbar tidak sulit karena telah ada bukti bukti dan juga korban. Meskipun kasus tersebut merupakan kasus besar karena berkaitan dengan penerimaan CPNS.

“ Saya anggap tidak terlalu berat, artinya kasusnya besar tapi pengungkapannya tidak berat karena aduannya jelas, korbannya juga jelas. Dan ketika saya membaca bukti laporan ada kejanggalan,” katanya.

Untuk itu, dalam waktu dekat dirkerimsus Polda Sulawesi Barat akan segera mengambil keterangan kepada para pelapor dan juga panitia penerimaan CPNS dikantor wilayah Kemenkumham Sullbar. Dia mengatakan Karena keterbatasan penyidik sehingga laporan yang masuk baru akan dilakukan pemeriksaan senin mendatang.

“ Saya sudah tanda tangan agar kasus ini ditindak lanjuti. Hari Senin depan  sudah dilakukan pemeriksaan, semoga cepat selesai. Kami juga meminta agar tetap membangun koordinasi dan juga mencari bukti bukti tapi kami juga akan mencari,” katanya.

Ketua Himpunan mahasiswa islam ( HMI ) Cabang Manakarra, Sopliadi  meminta kepada Dirkrimsus Polda Sulawesi Barat untuk serius mengusut kasus dugaan pelangaran penerimaan cpns dikantor kemenkumham Sulbar.  

“Banyak kejanggalan yang didapatkan dalam penerimaan CPNS di Kemmenkumham Sulbar. Termasuk dalam penerimaan CPNS diduga tidak mengikuti juknis pemerimaan CPNS yang telah ditetapkan,” katanya.

Sementara, salah seorang korban Arman  mengatakan bahwa dugaan pelanggaran penerimaan CPNS dikemenkumham Sulbar sangat jelas sesuai dengan fakta fakta dan hasil temuan dari lembaga Omdbusman.

“Berdasarkan yang kami alami, demikian juga investigasi yang dilakukan Omdbusman itu sudah sangat terang bahwa ada yang keliru dalam penerimaan CPNS di Kemenkumhan Sulbar, karena apa yang terjadi di lapangan dan pengumuman sangat berbeda,” tutup Arman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00