Kajati Sulbar Sita 4.2 M Kasus Replenting Pasangkayu

KBRN, Mamuju : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat kembali melakukan penyitaan barang bukti uang dugaan kasus penyalagunaan dana peremajaan sawit atau replenting TA. 19 kabupaten Pasangkayu dari Para Tersangka.

" bertempat di Kantor Bank Mandiri Cabang Mamuju, Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat melakukan penyitaan barang bukti uang sejumlah 4.2 berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (DIDIK ISTIYANTA, SH., MH.) Nomor: Print- 392 / P.6.5/ Fd.2 / 06 / 2022,  yang tersangkanya adalah AB (Ketua Koperasi BMT BH.), AB. dan SB (Ketua Koperasi BMT BH Cabang Lilimori), bahwa," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulbar, Amiruddin, 17 Juni 2022.

Dia mengatakan uang 4.2 M disita dari rekening BNI Pasangkayu  Koperasi syaria MBT Bukit Harapan berdasarkan hasil penyidikan Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat serta Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara dari Tim Audit BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, uang tersebut merupakan bagian dan kerugian negara karena perolehannya dilakukan dengan cara-cara melawan hukum, sehingga berdasarkan Pasal 39 KUHAP, uang tersebut dapat disita. 

" Penyitaan dilakukan dalam rangka untuk kepentingan pembuktian dalam penyelesaian penuntutan dan peradilan (Pasal 1 angka 16 KUHAP). Prosedur penyitaan dilakukan dengan cara penarikan tunai dari rekening nomor 0867252293atas nama Koperasi Syariah BMT Bukit Harapan senilai 4.2 M. kemudian penyitaan dituang dalam Berita Acara Penyitaan dari BNI oleh Jaksa Penyidik, selanjutnya uang sitaan tersebut akan djadikan barang bukti dalam perkara ini baik pada proses penyidikan maupun pembuktian di persidangan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya

Selanjutnya Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (DR. RIZAL F, SH., MH. Dan ERWIN, SH., MH.) terhadap barang bukti uang tersebut di atas dititipkan pada Bank Mandiri Cabang Mamuju atas nama Rekening Penitipan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat tanpa bunga, tanpa pajak dan tanpa potongan lain-lain.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar