Kejati Sulbar Kembali Selesaikan Perkara Lewat Restorative

KBRN, Mamuju : Kejaksaan Agung telah menyetujui permohonan penghentian penuntutan perkara tindak pidana penganiayaan seorang perempuan atas nama tersangka H, yang diajukan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat. 

" Persetujuan permohonan penghentian penuntutan perkara tersebut berdasarkan Keadilan Restoratif. Dengan alasan Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana dan Ancaman pidana tidak lebih dari 5 (lima) tahun," kasi penerangan Hukum Kejati Sulbar, Amirrudin, Kamis, 9 Juni 2022. 

Dia mengatakan  Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Didik Istiyanta SH, MH melaksanakan paparan perkara yang diusulkan untuk Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif

 " Adapun  berkas perkara yang dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restoratif pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat adalah sebagai adalah Tersangka Herdianto (23 ) dan  M 24," katanya

Amiruddin menjelaslan Bahwa pada hari Senin tanggal 4 April 2022, bertempat di Jl. Abdul Syakur Kab. Mamuju, korban mendatangi kost Tersangka meminta pertanggungjawaban untuk menikahi Korban secara resmi, karena selama ini Korban dengan Tersangka hanya menikah siri, dan Korban sedang hamil anak ke-3 dari Tersangka.

" Atas permintaan Korban tersebut, Tersangka marah dan langsung menampar pipi Korban serta menarik Korban ke kamar dan terjadi pertengkaran mulut, serta Tersangka memukuli Korban ke bagian wajah dan mata Korban.  Akibat perbuatan Tersangka, Korban mengalami luka lebam pada mata kiri, perdarahan selaput lender bola mata  kiri, luka lecet pada bibir, luka lecet pada leher kanan dan kiri, lebam pada lengan kiri," katanya

Lebih lanjut, Amiruddin mengtakan beberapa alasan pemberhentian penuntutan kerana tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana.Ancaman pidana tidak lebih dari 5 (lima) tahun.Tersangka merupakan tulang punggung keluarga (termasuk Korban dan anak-anaknya).

" Tersangka mengakui  kesalahannya dan meminta maaf kepada korban;Korban telah memaafkan tersangka dan tidak akan menuntut kembali," tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar