DPO Terpidana Kasus Tanah, Berhasil Dijebloskan ke Rutan Maros

KBRN, Maros : Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Maros yang terdiri Seksi Intel dan Seksi Pidum berhasil mengamankan seorang pria berinisial HN (50), DPO terpidana dalam kasus penjualan tanah milik orang lain senilai Rp. 1 miliar lebih.

Terpidana diketahui merupakan warga Kabupaten Gowa, sebelumnya telah menjual tanah milik orang lain yang berlokasi di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Terpidana HN diamankan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 912 K/Pid/2021 tanggal 03 Nopember 2021. Dan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana “menjual tanah sebagian milik orang lain” sebagaimana diatur dalam Pasal 385 ayat (1) KUHP dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun.

Kasus ini, sendiri sebelumnya telah berjalan sejak bulan Februari tahun 2021 lalu, dimana yang bersangkutan diputus bebas oleh Pengadilan Negeri Maros  terkait kasus penjualan tanah milik orang lain.

“Kasus ini, telah berjalan bulan Februari tahun 2021 lalu di Pengadilan Negeri Maros. Dan terpidana di Pengadilan Negeri Maros di putus bebas kemudian tim penuntut umum (Kejari Maros) ajukan kasasi, kemudian kasasi itu turun bulan November kemarin 2021 yang menyatakan terbukti dan menghukum terpidana selama 1 tahun”. Kata Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Suroto, Rabu (12/01/2022) kemarin.

Dalam kasasi yang diturunkan oleh Mahkamah Agung kata Suroto, HN dinyatakan terbukti melakukan penjualan tanah milik orang lain dan dipidana 1 tahun penjara.

“Kita telah melakukan pemanggilan terpidana HN awal November lalu, namun yang bersangkutan tidak hadir bahkan surat panggilan kita dikembalikan ke kantor”. urai Suroto.

Dan HN sendiri, sempat menjadi buronan petugas Kejari Maros. Pasalnya dirinya enggan memenuhi panggilan dalam rentang waktu 2 bulan. HN kemudian baru berhasil  diamankan setelah petugas melakukan pengejaran hingga ke rumahnya di kompleks Perumahan Nusa Indah, Kecamatan Pallangga di Kabupaten Gowa.

“Kemarin, tim Kejari Maros telah melacak yang bersangkutan dan posisinya masih ada di sekitar Sulawesi selatan. Sejak pagi kita telah melacak dan mencari yang bersangkutan, namun terpidana ini terus melakukan mobile dan berpindah-pindah lokasi. HN berhasil keluar dari persembunyiannya setelah tim melakukan pancingan dan mengamankan hingga menjebloskan ke Rutan Maros" pungkas Suroto

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar