Kejati Sulbar Tahan Pejabat di Mamuju Tengah Kasus Korupsi

KBRN, Mamuju : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi dana replentimg atau peremajaan kelapa sawt di Kabupaten Mamuju Tengah.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulbar, Amiruddin menyampaikan tiga orang yang telah ditetapkan tersangka lansung dilakukan penahanan oleh penyidik Kejati Sulbar. atas perbuatan para tersangka merugikan keungan negara mencapai 7 miliar.

“ tiga orang yang ditetapkan tersangka telah lakukan penahanan masing – masing, inisial MA, B dan S,” kata, Amiruddin, Senin, 10 January 2022

Dia mengatakan penahanan tersangka  dengan alasan Objektif karena  Pasal yang disangkakan kepada Tersangka adalah Pasal yang ancaman  hukumannya di atas 5 (lima) tahun vide Pasal 21 ayat (4) huruf a KUHAP. Sementara, alasan Subyektif adalah adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri dan merusak atau menghilangkan barang bukti, serta mempengaruhi saksi-saksi lainnya dan Berkas Perkara Tersangka telah dalam tahap penyusunan, sehingga proses penanganannya akan cepat selesai.

“ kita akan lakukan penahanan sampai 20 hari kedepan untuk tingkat penyidikan dari tanggal 10 hingga 29 januari 2022,” katanya.

Amir juga mengatakan bawa Pasal yang disangkakan Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Koordinator Shompad Sulawesi barat, Muh. Amril mengapresiasi atas kinerja Kejati Sulbar yang telah bekerja keras menuntaskan kasus dugaan korupsi replenting di Mamuju Tengah. pihaknya berharap bahwa hal ini baru permulaan dan tetap mengusut kasus tersebut.

“ kami tentunya memberikan apresiasi atas kerja keras Kejati Sulbar dalam menangani dugaan korupsi program replenting kelapa sawit di mateng,” kata, Muh. Amril yang akrab disapa Rio

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar