Sarana Olahraga di GOR Sudiang Butuh Rehabilitasi Lantaran Sudah Tidak Layak

KBRN, Makassar : Potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sarana prasarana yang ada di GOR Sudiang cukup besar. Tahun ini, GOR Sudiang ditarget bisa meraup PAD sebesar Rp400 juta.  Sayangnya, GOR Sudiang tak mampu mencapai target PAD yang ditetapkan. Penyebabnya, selain karena adanya pandemi COVID-19, sebagian besar sarana prasarana di GOR Sudiang kondisinya memprihatinkan dan tak layak lagi digunakan. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Arwin Azis usai menerima kunjungan spesifik Komisi E DPRD Sulsel dalam rangka meninjau langsung kondisi Gedung Olahraga Sudiang dan Stadion Mattoanging, Senin (28/12/2020).

"Kami sangat berharap dapat diperhatikan dan bisa diperjuangkan untuk mendapat porsi anggaran yang memadai untuk melakukan rehabilitasi terhadap sarana prasarana tersebut," ujar Arwin.

Ia menyebut, sejumlah aset di KOR Sudiang sebagai penyumbang PAD diantaranya gedung pemuda dan belasan hostel yang biasa digunakan tempat menginap jika ada kegiatan kepemudaan. Selama ini, sarana tersebut menjadi sumber PAD, tetapi sekarang tidak bisa lagi dioptimalkan. 

"Intinya kami meminta pada Komisi E memperhatikan sarana prasarana itu. Kami mengharapkan teman-teman di Komisi E bisa mendukung upaya untuk pemenuhan kebutuhan alokasi anggaran rehabilitasinya," harapnya.

Tak hanya GOR Sudiang, rombongan Komisi E DPRD Sulsel meninjau pula proses pembongkaran Stadion Mattoanging. Arwin menyebut, mereka ingin memastikan pos anggaran Stadion Mattoanging tepat sasaran sesuai peruntukannya. Semisal, sejauh mana progres penyusunan perencanaan, persiapan lelang dan ketersediaan anggaran, apakah sesuai yang tercantum di dokumen anggaran Dispora.

"Mereka menanyakan terkait progres mattoanging yang anggarannya besar, sehingga mereka mau memastikan semua berjalan sebagaimana mestinya. Mengingat mereka kan fungsinya pengawasan terhadap kegiatan di OPD," jelas Arwin.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya sekaligus mengharapkan kehadiran anggota Komisi E bergabung dalam FGD ketiga terkait penyusunan perencanaan Mattoanging. Pihaknya menginginkan ada masukan dari anggota komisi E sebagai wakil rakyat terkait sarana prasarana di Stadion Mattoanging nantinya. 

Adapun anggota Komisi E DPRD Sulsel yang hadir yakni Chaidar Majid, Andi Debbie Purnama, Reski Mulfiati Lutfi, Risfayanti Muin dan Fauzy Andi Wawo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00