Kaleidoskop: Penertiban Mattoanging Ricuh Hingga Marc Klok Tinggalkan PSM

KBRN, Makassar : Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat di Kota Makassar pada Januari 2020 lalu adalah proses penertiban Stadion Mattoangin Makassar. Saat pelaksanaan penertiban oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terjadi bentrokan antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan pendukung Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).

Bentrokan tersebut dipicu ketika personel Satpol PP yang berusaha masuk dalam kompleks olahraga Andi Mattalatta yang dikelolah oleh YOSS, namun mendapatkan perlawanan dari sejumlah orang berpakaian preman dengan menutup seluruh pintu masuk yang berada tiga titik Komplek olahraga Stadion Mattoanging, yakni pintu jalur utama, pintu jalur bagian utara dan pintu jalur bagian timur.

Tak hanya menggunakan batu, massa yang berpakaian preman ini juga memakai senjata tajam jenis busur, petasan hingga bom molotov untuk mempertahan kompleks olahraga yang merupakan aset milik Pemrov Sulsel.

Sempat terjadi pertemuan antara kuasa hukum kedua belah pihak, namun dari pertemuan tersebut tidak menghasilkan sebuah keputusan sehingga pihak Pemprov Sulsel tetap melaksanakan penertiban aset tersebut.

Dipenghujung bulan Januari, PSM ditinggal oleh salah satu pemain asing terbaiknya Marc Anthony Klok. "RESMI: PSM Temui Kata Sepakat untuk Transfer Marc Klok. PSM akhirnya menyetujui transfer pemain asal Belanda ini ke salah satu klub Liga 1. Pernyataan langsung manajemen akan segera disampaikan. Terimakasih dan sukses selalu #Ewaklok," tulis @PSM_Makassar saat itu.

Marc Anthony Klok membela PSM selama tiga musim yaitu 2017-2019. Dia telah tampil dalam 100 pertandingan dan menyumbangkan 17 gol serta 12 assist.

Marc Klok bahkan pernah dinobatkan sebagai pencetak gol terbaik saat membela PSM di ajang Piala AFC 2019. Tendangan voli sang pemain dari luar kotak penalti tak bisa dibendung oleh kiper Lao Toyota, Otthilath Nammakhoth.

Gol tersebut turut mengantarkan PSM Makassar menjemput kemenangan 7-3 saat melawan Lao Toyota. Belakangan diketahui cedera yang diderita oleh pemain keturunan Belanda itu membuat klub memutuskan untuk tidak membawanya tampil di play-off Piala AFC 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00