Bupati Maros Support Lomba Perahu Tanggul Kota Family Competition IV

KBRN, Maros : Sanggar Seni Budaya Pallatae Tanggul Kota Maros menggelar lomba perahu dayung Tanggul Kota Family Competition IV.

Kegiatan yang tiap tahun digelar ini, dihadiri langsung Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam didampingi Wakil Ketua Komisi E DPRD Maros Irvan AB, Kadis Dispora Maros, serta perwakilan Forkopimda.

Menurut Ketua Panitia, Khairul kegiatan  ini digelar sebagai rangkaian menyemarakkan HUT RI ke 77.

"Selain menyemarakkan hari kemerdekaan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar sesama nelayan hingga pencarian bibit atlit  perahu dayung" jelasnya.

Sementara Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi para pemuda yang tergabung dalam Sanggar Seni Budaya Pallatae Tanggul Kota Maros.

"Iya inilah kebahagiaan kami, karena telah terlaksana lomba perahu dayung. Apalagi melalui lomba ini, akan ditemukan bibit-bibit atlit perahu dayung yang akan membawa harum nama Maros saja, namun juga nama harum Sulawesi Selatan" harap Andi Syafril Chaidir Syam.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Maros Irvan AB menambahkan daerah Maros memiliki potensi dalam melahirkan atlit dayung.

"Kita punya potensi yang sangat luar biasa dalam melahirkan atlit-atlit dayung salah satunya di daerah tanggul kota. Sisa yang perlu dibenahi yakni pemenuhan standar cabang olahraga dayung agar bisa menjadi atlit yang profesional." urainya.

Sementara salah seorang pemerhati budaya asal maros, Dahnial Assegaf menuturkan histori nenek moyang bugis makassar dikenal sebagai pelaut.

"Pemuda yang tergabung  di Sanggar Seni Budaya Pallatae Tanggul Kota Maros ini, dinilai telah mampu mengimplementasikan sejarah Bugis Makassar melalui perlombaan perahu dayung yang dipertontonkan kepada publik".jelasnya.

"Selain menggeliatkan kembali ingatan masyarakat maros akan asal usul nenek moyang Bugis Makassar melalui perlombaan perahu dayung ini.  Kegiatan ini, bisa menjaring bibit muda yang disiapkan untuk menjadi atlit perahu dayung yang profesional" urainya.

Dahnial Assegaf berharap keberadaan Sanggar Seni Budaya Pallatae Tanggul Kota Maros, ke depan generasi muda Maros termotivasi untuk mendalami beragam budaya yang ada di Maros.

"Sebagaimana umumya, generasi millenial sekarang sangat kurang dalam hal perhatian terhadap masalah budaya. Hadirnya Sanggar Seni Budaya Pallatae menjadi motivasi untuk remaja dalam memperhatikan budaya di daerah. pasalnya tanpa budaya, kita akan tergerus oleh zaman" harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar