Kembangkan Pariwisata, Putra Agus Juara Tiga Nasional Pemuda Pelopor

Putra Palopo juara 3 lomba pemuda pelopor nasional 2020

KBRN, Makassar : Muhammad Putra Agus Syaputra, pemuda asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan menorehkan prestasi juara tiga tingkat nasional dalam ajang Pemuda Pelopor 2020. Atas prestasi tersebut menjadikan putra Agus sebagai pemuda pelopor yang mewakili kawasan timur Indonesia (KTI). Kegiatan ini sendiri merupakan peringatan jelang hari sumpah pemuda ke-99.

“Bangga dapat nama Kota Palopo pada tingkat nasional. Apalagi dalam ajang ini tahapannya cukup ketat dari tingkat kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Di awal sempat banyak tantangan tapi dengan banyak dukungan saya bisa melalui itu semua,” ucap anak dari Halifa Halide, Jumat (23/10/2020).

Kelahiran 1994 itu bercerita saat tampol di hadapan dewan juri dirinya tampil meyakinkan khususnya pada saat grand final. Meski hanya mendapat juara tiga Ia mengaku sangat bangga dengan capaian yabg dilakukannya. 

“Meski belum mencapai posisi juara satu tapi sudah membuktikan dan membawa nama Kota Palopo dan Sulsel di tingkat nasional dengan maksimal, serta dengan bangga telah mampu memperkenalkan program saya didepan para juri dan jajaran  kementrian pemuda dan olahraga," katanya.

Putra sendiri bisa berhasil menjadi juara tiga dalam ajang tersebut setelag menjadi pelopor pengembangan bidang sumber daya alam lingkungan dan kepariwisataan. Salah satunya mendorong upaya keterlibatan serta pemberdayaan generasi muda di Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang untuk ikut aktif secara langsung pada pengembangan serta pengelolaan sumber daya alam di lingkungannya utamanya dalam mendukung upaya pemenuhan ketahanan pangan bagi masyarakat. 

Dirinya bahkan telah menginisiasi pembentukan kelompok tani yang digawangi oleh para pemuda di kelurahan Kambo. Bersama rekannya, Ia telah membuat kebun percontohan yang dapat dijadikan rujukan bagi siapa pun khususnya para pemuda jika suatu saat akan berkebun. 

Pada era millennia seperti sekarang ini, peran pemuda sangat diharapkan dapat tetap melirik sektor perkebunan dan ketahanan pangan dalam menjaga eksistensi diri ditengah tengah masyarakat.  Pemuda tidak boleh berpangku tangan apalagi gengsi melakoni upaya pengelolaan perkebunan sebagai salah satu upaya untuk mengangkat derajat para pemuda ditengah-tengah masyarakat.

Kepada RRI Putra mengaku, selain fokus pada pengelolaan sumber daya alam, keikutsertaan putra pada ajang bergengsi itu juga mengupas tentang keterlibatan kaum millennial pada pengembangan sektor kepariwisataan yang berbasis pada lingkungan hidup.

“Seperti di wilayah tempat tinggal saya itu banyak potensi wisata yang perlu dikembangkan dan dikelolah secara baik. Nah, disini pemuda justru berperan penting karena tentu demi masa depan kita juga kan nantinya," tambahnya.

Ketika ditanya tentang harapannya, Ia menyebut kedepan kandidat pemuda pelopor dari sulwesi selatan dapat kembali menembus tiga besar. 

“Kami juga berharap agar jajaran ispora baik tingkat kota/kab dan provinsi sulsel dapat lebih maksimal merangkul pemuda-pemuda yang memiliki potensi di bidang kepeloporan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00