Polda Sulsel Tutup Sementara Layanan SIM dan Samsat.

KBRN, Makasar; Polda  Sulsel dengan jajaran Polres,  menunda penerbitan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)  dan Samsat, sejak  24 Maret 2020 hingga 29 Mei 2020, atau hingga dengan waktu yang diberitahukan kemudian dengan melihat perkembangan situasi darurat wabah virus corona.

 Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, penundaan layanan SIM dan Samsat di Polda Sulsel berdasarkan keputusan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tentang penutupan untuk sementara gerai layanan SIM dan Samsat di seluruh Indonesia dengan pertimbangan situasi Nasional darutat wabah virus corona. Perkecualian bisa dilakukan di wilayah-wilayah yang belum ditemukan kasus Covid-19, bisa tetap membuka gerai SIM dan Samsat, namun pelaksanaannya menyesuaikan dengan protokol pemerintah mengenai upaya penanganan Covid-19.

 “Keputusan menutup sementara yalanan SIM dan Samsat  untuk mencegah berkumpulnya orang, guna mencegah penyebaran Covid-19 di ruang pelayan publik  lingkungan Polri,”ungkap Kombes Ibrahim Tompo, di Mapolda Sulsel, Rabu (25/03/2020).

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut, perkecualian pelayanan SIM dan Samsat bisa dilakukan di wilayah-wilayah yang belum ditemukan kasus Covid-19. dengan mempedomani Telegam Kapolri tentang Antisipasi penyebaan Covid-19 dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait di wilayahnya untuk membuat keputusan terbaik.

Menuruit Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, dalamTelegram  Kapolri mengatur bahwa pemilik SIM dan wajib pajak yang habis masa berlakunya selama masa penutupan, bisa melakukan perpanjangan setelah 29 Mei 2020 atau saat situsi kembali normal darurat virus corona, dan pengecualian bagi mereka yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), proses perpanjangan dapat dilakukan setelah sembuh dengan membawa surat keterangan dokter.(Sarif)

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00