Sudah 12 Juta Lebih Orang Jalani Vaksinasi Covid-19

Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada petugas pelayanan publik dalam vaksinasi massal di Gedung Islamic Center, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021) malam. Sebanyak 1.100 petugas layanan publik dan lansia mengikuti vaksinasi yang digelar selama bulan Ramadhan sebagai langkah penanggulangan penyebaran COVID-19. ANTARA/Adeng Bustomi/wsj.

KBRN, Makassar : Total 12.457.164 orang telah menjalani vaksinasi COVID-19 yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas layanan publik serta para penduduk lanjut usia.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Ahad, angka itu menunjukkan telah terjadi penambahan 13.901 orang yang mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 dibandingkan hari sebelumnya (Sabtu, 1/5).

Sementara itu tercatat sebanyak 7.678.485 orang di antaranya telah menjalani vaksinasi kedua atau bertambah 10.902 orang.

Dengan penambahan tersebut maka 30,87 persen dari total 40.349.049 orang target sasaran vaksinasi tahap I dan tahap II telah mendapatkan dosis pertama COVID-19. Sementara baru 19,03 persen yang tercapai untuk vaksinasi dosis kedua.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan adanya kemungkinan kerja sama dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk program vaksinasi di wilayah Terdepan, Tertinggal dan Terluar (3T) Indonesia.

"Kami melihat ada potensi program yang dapat dikerjasamakan dengan ICRC untuk melaksanakan program vaksinasi di wilayah 3T Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia mengatakan bentuk konkrit kerja sama ini masih akan didiskusikan dengan kantor pusat ICRC di Jenewa dan nantinya dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan.

"Percepatan program vaksinasi terus didorong oleh Pemerintah, salah satunya adalah dengan menggandeng pihak swasta melalui program vaksinasi gotong royong," kata Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) usai bertemu dengan Delegasi ICRC yang dipimpin oleh Benoit Chavaz.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00