Pekan KKI 2021 Bangkitkan Geliat UMKM

Foto Bersama Kepala BI Wilayah Sulsel Budi Hanoto di Pekan KKI 2021
Suasana pekan KKI 2021 di TSM
Pelaku UMKM Di KKI 2021 memamerkan produknya

KBRN, Makassar : Bank Indonesia Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan pekan KKI dengan tajuk Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM Majic Maju di Jaman Pandemic di Autrium TSM di Jalan Tanjung Bunga Makassar Rabu (3/3/2021). Pada Pameran KKI (expo) memamerkan berbagai produk-produk UMKM unggulan, sinergi antara BI dgn Dekranasda, Disdag, Disperin, Disparekraf, dan 4 bank Himbara. Pada KKI 2021 itu di ikuti 52 UMKM binaan Bank Indonesia, pameran KKI ini merupakan Even penyelenggaraannya bergiliran, melibatkan  Dekranasda Sulsel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perbankan ditampilkan di event ini, 'ujar Kepala Perwakilan BI Wilayah Sulsel Budi Hanoto disela sela pameran produk UMKM.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan yang bertujuan membangkitkan kembali geliat UMKM ini di gelar Bank Indonesia dengan tema ‘Majic (Maju di Jaman Pandemoc) di Sulsel khususnya di Kota Makassar.Selain pameran, dalam event ini pula para UMKM diberi banyak pengetahuan termasuk transaksi digital.

“Dalam situasi sekarang ini, experience digital harus dilakukan sehingga UMKM dapat memanfaatkan kemajuan teknologi setiap harinya. 'tandas Budi.

Oleh karena itu Kata Budi  nantinya akan ada pelatihan onboarding bagi UMKM seperti penggunaan QRIS.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Provinsi sulsel Ahmaji Akil mengatakan melalui pemeran KKI 2021 dengan pemeran sistem Exeperience digital ini maka tentu menjadi acuan pihak pemerintah provinsi dan pihaknya  mengapresiasi Bank Indonesia yang mau membangkitkan pelaku UMKM ditengah pandemik saat ini. Kedepan dengan adanya seperti ini tentu menjadi acuan di setiap OPD melakukan dengan penjualan secara digital. 'ujarnya. Pagelaran KKI 2021 pengunjung dapat menikmati Bazaar UMKM, capacity building, hiburan dan sejumlah event lainnya. Dalam pameran itu  tetap mematuhi aturan pemerintah dengan cara prtotokol kesehatan (Prokes).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00