Tahun 2020, Pertumbuhan Ekonomi Kab. Bone Terjun Bebas Akibat Pandemi COVID-19

KBRN, Bone : Akibat dampak pandemi COVID-19. Tingkat pertumbuhan ekonomi Kab. Bone tahun 2020 terjun bebas hingga ke angka 0.25 persen dari 7.01 persen di tahun 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, Yunus menyebutkan, sektor penyebab turunnya tingkat pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yakni, transportasi dan pergudangan minus 12,39 persen, penyediaan akomodasi dan pengelolaan makanan minuman minus 9,8 persen, jasa perusahaan minus 8,71 persen dan sektor pertanian minus 0,95 persen.

"Kecil minusnya, tapi sharenya dalam pembentukan PDRB tinggi sekira 47 persen. Jadi sedikit saja berubahnya, maka berpengaruh sangat besar," terang, Yunus saat ditemui diruang kerjanya, Senin (1/3/21). Lanjut, kata dia, kontraksi pertumbuhan ini tidak hanya saja terjadi di Kabupaten Bone, namun juga terjadi secara Nasional hingga tingkat Provinsi. Dimana pertumbuhan Indonesia berada di angka minus 2,07 persen dan Provinsi Sulawesi Selatan di angka 0,7 persen. 

Dia menambahkan, terdapat juga beberapa sektor yang mengalami kondisi pertumbuhan positif, meski sektor ini tidak memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan PDRB meliputi, sektor kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 12 persen, tapi sumbangsi terhadap PDRB hanya 1,02 persen.

 

Sektor informasi dan komunikasi tumbuh di angka 11,63 persen tapi sumbangsinya hanya 1,02 persen. Sektor konstruksi berada di angka 10,33 persen dan sumbangsinya 2,46 persen. Yunus menerangkan, pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 mengalami kontraksi, karena faktor pandemi Covid-19. "Pada dasarnya kebijakan yang diambil sangat berpengaruh, seperti PSBB. Transportasi tidak bisa keluar masuk. Masyarakat diminta tinggal di rumah," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00