Repot menggunakan aplikasi Si MIRAH, pedagang di kabupaten Bantaeng tidak menjual lagi minyak Goreng Curah

Aplikasi Si mirah

KBRN Bantaeng: Minyak goreng curah yang memiliki harga lebih murah kini tidak tersedia lagi dipasar tradisional dan modern dikabupaten Bantaeng.

Meski sudah tidak tersedia lagi dipasaran, masyarakat Bantaeng tidak begitu mempersoalkan karena pada umumnya pada umumnya lebih banyak mengkonsumsi minyak goreng premium dalam kemasan.

Sementara minyak goreng curah lebih banyak digunakan UMKM seperti pedagang Gorengan.

Kapala bidang perdangan dinas koperasi, UKM dan perdagangan Bantaeng Hj Jumriatni Masyita mengatakan hilangnya minyak goreng curah dikarenakan penggunaan aplikasi SI MIRAH oleh pedagang yang dianggap merepotkan.

"Pedagang wajib mengapload data pembeli berupa kartu keluarga dan NPWP meski hanya membeli minyak 1 liter" Pungkas Jumriatni 

Lebih lanjut dikatakan meski di Bantaeng sudah tidak menyediakan lagi minyak curah, masih terdapat minyak goreng kemasan sederhana.

Dipasaran harga minyak goreng sederhana dijual dengan harga Rp 16.000 per liter.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar