Dugaan ada Indikasi Pungli, Danny Resmi Batalkan Rekrutmen Tenaga Kontrak Damkar.

Danny Pomanto.jpg

KBRN, Makassar:

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto resmi batalkan rekrutmen tenaga kontrak yang dibuka Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar. Pasalnya, tidak sesuai dengan regulasi yang ada, bahkan kata Danny, ada indikasi praktik pungutan liar (pungli).

"Saya sudah batalkan karena tidak sesuai dengan aturan dan ada indikasi pungli," ucapnya Kamis, (04/03/2021).

Danny mengatakan, indikasi pungli yang dimaksud berdasarkan laporan yang diterima seperti adanya praktik jual beli formulir.

"Ada jual formulir dan orang sudah transaksi. Kita butuh yang sesuai, suruh tenang saja nanti kita betulnya. Jangan ada (pungli), kalau begitu virtual saja kalau mendaftar. Itu jual formulir, kemudian ada SMS minta uang," ungkapnya.

Saat ditanyakan mengenai adakah laporan yang di terima, dia mengatakan ada bukti yang didapatkan, dimana orang tersebut ingin membayar hanya untuk diterima.

"Belum tau, tapi ada bukti orang yang mau bayar hanya untuk diterima. Kalau saya cuma 2 orang yang kasi liat sama saya begitu," tutupnya.

Selain itu, menurut informasi yang dihimpun, penerimaan Tenaga Kontrak Damkar Makassar ini akan merekrut sejumlah 200 orang, terdiri dari 170 laki-laki dan 30 orang perempuan. Sampai saat itu telah melakukan registrasi sejumlah kurang lebih 1000 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00