Plt Gubernur Sulsel : Fokus Pembangunan Skala Prioritas Bagi Masyarakat

KBRN, Makassar : Pasca ditetapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka dalam kasus penerimaan hadiah atau gratifikasi terhadap penyelenggara negara terkait perizinan pembangunan infrastruktur di lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu dinihari (28/02/2021) oleh KPK RI,  efeknya diduga beberapa proyek pembangunan yang akan dikerjakan terancam terhenti.

Menurut Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaeman, beberapa program prioritas NA seperti Pembangunan Twin Tower CPI Makassar serta Pembangunan Renovasi Stadion Mattoanging Makassar diduga tidak dilanjutkan.

"Dua program yang digagas NA, akan dicek kembali, untuk terlebih dahulu melihat skala prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat", jelas Plt Gubernur Sulsel.

"Saya akan secara terus-menerus untuk melihat skala prioritas. Dan kita melihat tata ukuran prioritas. Karena, apa lagi saat ini, kita dalam keadaan kontraksi sistem perekonomian nasional. Maka ukurannya adalah prioritas, jika itu prioritas maka itu akan dilanjutkan, itu akan di prioritas kan, bukan cuman itu, banyak poin, kerjakan kalau peringkatnya rendah mohon maaf."tambah Andi Sudirman.

Plt Gubernur Sulsel mengaku akan lebih fokus pada program pelayanan dengan sistem transparansi melayani dan bersih serta  pemulihan ekonomi sebagai arahan dari presiden Joko Widodo serta penanganan Covid-19 di Sulsel.  Menurutnya, selama program prioritas Nurdin Abdullah tidak membebani APBD, ia akan melanjutkan. Hanya saja kedua program tersebut masing-masing mengurus APBD yang sangat besar. 

"Saya sudah sampaikan bahwa tentu akan ada diskusi internal, untuk kita lihat semuanya. Karena dua program prioritas NA akan ada titik beban" jelasnya

"Pemulihan ekonomi masyarakat tentu akan kita perhatikan semua. Bagaimana kemudian dengan program prioritas kita akan melihat ketika itu tidak membebani dan sebagainya. Dan kita akan melihat juga, tapi kalau kita lihat itu adalah membebani konsentrasi dan sebagainya kita akan lihat juga tapi struk akan kita buat ini sistem yang memutuskan bahwa itu harus jalan atau tidak." pungkasnya

Dua program prioritas NA tersebut, menggunakan Dana APBD dan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Khusus untuk Pembangunan Gedung Twin Tower memakan anggaran sebesar Rp 1,9 triliun. Sementara, anggaran pembangunan pengerjaan fisik Stadion Mattoanging sebesar Rp 1,1 triliun. Twin Tower merupakan menara kembar yang memiliki 36 lantai yang akan dibangun di kawasan Center Poin of Indonesia (CPI) Makassar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00